Dpnews Indonesia || Cianjur – Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai mempersiapkan relokasi para pedagang dari kawasan Bojongmeron (Bomero) Citywalk ke Pasar Induk Cianjur. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi Bomero Citywalk sebagai ruang publik, ikon kota, dan kawasan kuliner, bukan sebagai pasar konvensional.
Kepala Pasar Induk Cianjur, Handika Firdaus, mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat instruksi untuk mempersiapkan lahan. Pembersihan lahan sedang dilakukan untuk menyambut pedagang dari Bojongmeron, dengan estimasi jumlah pedagang sekitar 213 orang.
Kasat Pol PP dan Damkar, Joko Purnomo, menegaskan bahwa relokasi ini merupakan program Bupati. Sosialisasi telah dilakukan, termasuk pemasangan spanduk dan koordinasi dengan Kelurahan, Polsek, dan Koramil. Jika sosialisasi dianggap kurang efektif, Satpol PP berencana mengeluarkan Surat Peringatan (SP).
Pemindahan ini melibatkan berbagai dinas terkait, seperti Disperindagin, Dinas Perhubungan untuk penataan PJU, dan Dinas Perkim PU untuk penataan kawasan. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses relokasi berjalan lancar dan tertib.
Hingga saat ini, belum ada penolakan dari pedagang. Pemerintah daerah berharap relokasi ini dapat meningkatkan perekonomian di Pasar Induk Cianjur dan mengembalikan fungsi Bomero Citywalk sebagai ruang publik yang ikonik.











