Dpnews Indonesia || Padang – Seorang siswa SMA kelas 12 di Kota Padang, Sumatera Barat, berinisial B, diduga mengalami tekanan mental berat dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang akibat perundungan (bullying) yang dilakukan oleh empat teman sekelasnya.
Menurut keterangan keluarga yang viral di media sosial, korban mengalami bullying verbal, ancaman, serta perlakuan tidak menyenangkan secara berulang dari keempat pelajar tersebut. Ibu korban menemukan bukti chat mengerikan yang diduga menjadi pemicu depresi berat anaknya.
Kasus ini mencuat setelah keluarga korban meluapkan emosi di ruang kepala sekolah SMA Pertiwi 2 Padang, dengan video yang menunjukkan empat siswa berseragam putih abu-abu duduk di lantai saat kejadian tersebut beredar luas.
Pihak sekolah, SMA Pertiwi 2 Padang, telah angkat bicara dan menyatakan bahwa kondisi mental korban sebenarnya sudah berlangsung sejak lama, bukan semata-mata akibat insiden baru-baru ini. Guru-guru yang hadir saat keluarga korban datang ke sekolah terlihat hanya bisa tertunduk, memicu dugaan ketidakpedulian (cuek) dari pihak pendidik dalam menangani kasus perundungan ini.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian atau Dinas Pendidikan setempat mengenai tindak lanjut hukum terhadap para terduga pelaku. Kasus ini kembali menyoroti masalah bullying di lingkungan sekolah dan pentingnya peran guru serta sekolah dalam pencegahan serta penanganan dini terhadap masalah kesehatan mental siswa.
Keluarga korban berharap agar kasus ini ditangani secara serius agar tidak terulang pada siswa lain. Perkembangan lebih lanjut masih terus dipantau.











