Dpnews Indonesia || Cianjur – Lapas Kelas IIB Cianjur kembali meneguhkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dengan menggelar inspeksi mendadak pada Selasa malam, 29 April 2026. Suasana yang biasanya tenang di dalam blok hunian berubah ketika jajaran petugas menyisir setiap sudut ruangan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Kegiatan sidak kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Andari Rizky Aria Putra, bersama pejabat struktural dan seluruh petugas pengamanan. Penyisiran dilakukan menyeluruh, mulai dari kamar hunian hingga area-area yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas administratif. Menurut Andari, razia malam menjadi bentuk nyata pengawasan berkelanjutan untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan bebas dari gangguan keamanan dan peredaran barang ilegal yang dapat merusak proses pembinaan warga binaan.
Selain memeriksa barang bawaan, petugas juga melaksanakan tes urine secara acak kepada warga binaan. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi dini kemungkinan penyalahgunaan narkoba sekaligus menegaskan bahwa pembinaan di dalam lapas harus berjalan sesuai standar dan peraturan yang berlaku.
Hasilnya, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian. Di antaranya tiga botol kaca parfum, beberapa sendok stainless steel, tujuh buah gunting, korek api, gulungan kabel, dua unit telepon genggam, serta satu unit power bank.
Penemuan handphone dan kabel menjadi perhatian khusus, mengingat kedua benda itu kerap digunakan sebagai sarana komunikasi ilegal dan penghubung dengan jaringan luar. Keberadaan benda-benda tersebut bisa membuka celah bagi aktivitas yang mengganggu keamanan maupun peredaran narkoba.
Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi peredaran narkoba dan handphone di dalam lapas. Ia menyebut arahan pimpinan menjadi acuan utama dalam menjaga integritas dan marwah institusi pemasyarakatan.
Seluruh barang temuan telah diamankan dan dicatat untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Pihak lapas juga mengingatkan bahwa sanksi tegas menanti warga binaan yang terbukti melanggar aturan.
Ke depan, Lapas Cianjur memastikan sidak serupa akan terus dilakukan secara berkala. Pengawasan intensif diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga proses pembinaan dapat berjalan optimal.











