Dpnews Indonesia || Jakarta – Turnamen Piala Presiden 2026 resmi mencatatkan partisipasi 64 klub, jumlah terbesar dalam sejarah penyelenggaraan ajang tersebut. Hal ini dinilai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sebagai bukti nyata kekuatan sepak bola dalam menyatukan bangsa.
Menpora menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme tinggi dari klub-klub peserta. Menurutnya, partisipasi masif ini tidak hanya menunjukkan perkembangan sepak bola nasional, tetapi juga memperkuat peran olahraga sebagai pemersatu di tengah keragaman Indonesia.
“Partisipasi 64 klub di Piala Presiden 2026 menjadi bukti konkret bahwa sepak bola mampu menyatukan bangsa. Melalui kompetisi ini, kita melihat semangat persatuan dan sportivitas yang melampaui batas daerah dan klub,” ujar Menpora dalam keterangan resminya.
Penyelenggaraan Piala Presiden tahun ini diharapkan menjadi momentum pemulihan dan pengembangan ekosistem sepak bola Indonesia pasca-pandemi, sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi klub-klub dari berbagai tingkatan untuk bersaing di level nasional.
Kompetisi dijadwalkan berlangsung dengan format yang lebih kompetitif, melibatkan tim-tim dari Liga 1, Liga 2, hingga perwakilan klub amatir dan daerah. Detail jadwal lengkap dan pembagian grup diumumkan akan dirilis oleh panitia penyelenggara dalam waktu dekat.
Antusiasme publik terhadap turnamen ini juga tercermin dari peningkatan minat sponsor dan liputan media, menandakan sepak bola tetap menjadi olahraga yang paling digemari masyarakat Indonesia.











