Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Reses di Desa Jati, Metty Triantika Serahkan Bantuan Rp 5 Juta untuk Komunitas Disabilitas dan Tampung Aspirasi Posyandu

90
×

Reses di Desa Jati, Metty Triantika Serahkan Bantuan Rp 5 Juta untuk Komunitas Disabilitas dan Tampung Aspirasi Posyandu

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Ir. Hj. Metty Triantika, M.T., kembali menyapa warga dalam kegiatan reses di Desa Jati, Kecamatan Bojong Picung, Kabupaten Cianjur. Kedatangan politisi perempuan tersebut disambut antusias dan penuh kehangatan oleh masyarakat yang telah menunggu kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung.

Dalam pertemuan itu, warga Desa Jati memanfaatkan momen reses untuk menyampaikan kebutuhan mendasar di lingkungan mereka. Salah satu isu yang paling sering muncul adalah ketiadaan sarana Posyandu di beberapa RW. Warga berharap pemerintah daerah dapat segera membangun kantor Posyandu agar pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat berjalan lebih optimal dan merata.

Baca juga :  Oknum Kades Panjalin Lor Ancam Wartawan Saat Akan Dikonfirmasi

Metty Triantika mendengarkan setiap masukan dengan seksama. Ia mencatat bahwa akses kesehatan dasar melalui Posyandu masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Cianjur. Menurutnya, fasilitas yang memadai adalah kunci agar program pencegahan stunting dan pelayanan kesehatan preventif dapat berjalan maksimal di tingkat desa.

Momen yang paling mengharukan terjadi ketika Metty secara pribadi menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp5.000.000 kepada Ibu Ela, seorang aktivis perempuan penyandang disabilitas di Desa Jati. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan nyata untuk meringankan kebutuhan komunitas disabilitas yang selama ini merasa kurang mendapat atensi.

Baca juga :  Konferensi Pers Hasil KRYD Polres Cianjur Dalam Kurun Waktu Satu Minggu Terakhir

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa bertemu langsung dengan komunitas disabilitas di Desa Jati. Selama enam tahun komunitas ini belum mendapatkan perhatian besar dari Pemda. Untuk stimulan awal, saya pribadi memberikan bantuan Rp5 juta agar bisa sedikit meringankan kebutuhan mereka,” ujar Metty di sela kegiatan.

Metty menjelaskan bahwa melalui reses, aspirasi yang diserap pada periode persidangan ini akan diperjuangkan untuk direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya. Ia mencontohkan, program infrastruktur seperti pembangunan jalan di sejumlah desa di Dapil 4 sudah mulai dilaksanakan hasil dari reses sebelumnya. “Biasanya yang kami reses sekarang, pelaksanaannya tahun depan,” katanya.

Baca juga :  Yayasan Nurul Quran At-Tijani Adakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H

Politisi Golkar itu juga menegaskan bahwa peluang untuk mendapatkan program pembangunan terbuka sama besar, baik bagi kelompok disabilitas maupun non-disabilitas. Semua tergantung pada seberapa aktif masyarakat dan komunitas dalam memperjuangkan kebutuhan mereka. Ia mendorong warga untuk terus bersuara dan terlibat dalam proses pembangunan daerah

Metty memberikan apresiasi khusus kepada Ibu Ela yang dinilainya sebagai sosok inspiratif. Sebagai perempuan penyandang disabilitas, Ibu Ela tetap aktif di bidang sosial dan ekonomi. “Saya bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Beliau membuktikan bahwa perempuan, termasuk penyandang disabilitas, bisa terus berjuang, eksis, dan berkontribusi untuk pembangunan,” tuturnya.

Menutup pertemuan, Metty menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme warga Desa Jati yang hadir. Ia menyebut, tingginya partisipasi masyarakat dalam reses kali ini menjadi semangat tersendiri untuk terus memperjuangkan aspirasi mereka “Semoga kehadiran kami bisa membawa manfaat nyata dan menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah,” pungkasnya

Baca juga :  Diskominfosantik Gelar Buka Puasa Bersama Bersama Insan Pers
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!