Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Mahasiswa UNU Blitar Ancam Boikot Kuliah jika Dosen Terduga Pelecehan Seksual Tak Dipecat

90
×

Mahasiswa UNU Blitar Ancam Boikot Kuliah jika Dosen Terduga Pelecehan Seksual Tak Dipecat

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Blitar – Puluhan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menggelar aksi damai pada Selasa (19/5/2026). Mereka menuntut pemecatan segera terhadap seorang dosen senior yang diduga menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswi.

Para demonstran yang berasal dari berbagai jurusan itu menyatakan siap memboikot kegiatan perkuliahan apabila pihak kampus tidak memenuhi tuntutan tersebut. Aksi berlangsung secara tertib di lingkungan kampus dengan membawa spanduk dan menyampaikan orasi.

Baca juga :  Pihak PT Graha Buana Cikarang Jababeka Tidak Mengindahkan Somasi Kuasa Hukum

Menurut keterangan mahasiswa, setidaknya 15 mahasiswi diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen tersebut dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Dugaan pelecehan terjadi baik di lingkungan kampus, saat bimbingan skripsi di rumah dosen, maupun melalui pesan daring. Kasus ini sempat dilaporkan sejak 2017, namun pelaku hanya sempat dinonaktifkan sementara pada 2018.

Pihak UNU Blitar sebelumnya telah menonaktifkan dosen bersangkutan dari seluruh aktivitas mengajar sejak pertengahan Mei 2026 sambil menunggu proses pemeriksaan internal. Pada perkembangan terbaru, universitas dikabarkan telah merekomendasikan pemecatan terhadap dosen tersebut.

Hingga berita ini ditulis, pihak rektorat UNU Blitar belum memberikan komentar resmi terkait ultimatum boikot dari mahasiswa. Kasus ini terus dipantau dan menjadi perhatian publik di kalangan sivitas akademika Blitar.

Baca juga :  Miris! Mandor Bangunan Gedung Paud Diduga Selalu Hindari Awak Media
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!