Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Ricuh di Diskusi Pancasila UGM, Budiman Sudjatmiko Klaim Jadi Sasaran Protes Mahasiswa

83
×

Ricuh di Diskusi Pancasila UGM, Budiman Sudjatmiko Klaim Jadi Sasaran Protes Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Yogyakarta – Diskusi bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (15/6/2026) malam berubah ricuh setelah dikeruduk sekelompok mahasiswa. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI, Budiman Sudjatmiko, yang menjadi salah satu narasumber, terlibat konfrontasi verbal dengan peserta.

Dalam keterangan kepada media, Budiman menceritakan bahwa ia merespons langsung kritik yang dilontarkan kepadanya. “Saya jawab, ‘Aku masih seperti Budiman yang dulu. Saya enggak berubah’,” ujarnya, Selasa (16/6/2026) dini hari. Ia menegaskan tetap memahami penderitaan rakyat dan tidak mencari kekayaan dari jabatannya.

Baca juga :  Video Viral "Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit" Ramai Dibahas di Media Sosial

Menurut Budiman, situasi memanas ketika sekelompok orang mendatangi panggung dari arah tribun, berbeda dengan peserta diskusi yang tertib. Ia juga menyebut ada insiden lempar botol air mineral dan upaya pemukulan yang dihalau ajudannya. Acara akhirnya dibubarkan lebih awal, dan para narasumber dievakuasi oleh petugas keamanan.

Budiman, mantan aktivis 1998 yang pernah menjadi tahanan politik Orde Baru, kini menjabat di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kehadirannya bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono memicu protes dari sebagian mahasiswa yang menilai para narasumber telah “mengkhianati reformasi”.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UGM maupun penyelenggara belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai insiden tersebut. Peristiwa ini mencerminkan dinamika kritik publik terhadap pejabat pemerintah di lingkungan kampus.

Baca juga :  PN Surakarta Tunda Sidang Gugatan Ijazah Jokowi untuk Mediasi
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!