Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Ribuan Warga Padati Pendopo Cianjur, Gerimis Sambut Istigasah Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

114
×

Ribuan Warga Padati Pendopo Cianjur, Gerimis Sambut Istigasah Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Langit Cianjur malam Senin, 15 Juni 2026, meneteskan gerimis tepat saat umat berkumpul di Pendopo Kabupaten untuk Istigasah Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Suasana syahdu itu langsung disambut haru oleh Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu Ferdian. Ia menyebut rintik hujan yang turun sebagai pertanda baik di awal tahun hijrah.

Dalam sambutannya, Bupati Wahyu menyampaikan rasa syukur. “Alhamdulillah malam ini lebih syahdu karena ada gerimis-gerimis sedikit. Mudah-mudahan jadi awal yang baik di tahun hijrah ini untuk Kabupaten Cianjur,” ucapnya dengan nada penuh harap. Doa dan zikir yang menggema di Pendopo seolah diamini langit Cianjur.

Baca juga :  Polres Cianjur Melaksanakan Apel Kesiapan Personel PAM TPS Dalam Rangka Operasi Mantap Brata Lodaya 2024

Sebelum acara dimulai, warga sempat cemas. BMKG sebelumnya memprediksi Cianjur termasuk wilayah yang berpotensi terdampak kemarau panjang sepanjang 2026. Namun gerimis yang turun di malam istigasah menghapus kekhawatiran itu. Kemarin sempat khawatir karena di berita Cianjur diprediksi kena kemarau berkepanjangan. Alhamdulillah malam ini kita diberikan berkah,” kata Bupati.

Bupati Wahyu juga memberi apresiasi tinggi untuk warga yang setia menjaga tradisi. Di tengah derasnya arus digitalisasi, konten Instagram, dan tren TikTok, semangat pawai obor keliling kota tetap menyala. Meskipun sekarang ada digitalisasi, ada Instagram, ada TikTok, tapi alhamdulillah warga Cianjur tetap mempertahankan tradisinya. Tetap antusias melaksanakan pawai obor tahun 2026,” tegasnya.

Baca juga :  Aktraksi Debus Saat Pelantikan dan Deklarasi Paguyuban Domba Edan Tegar

Peringatan tahun ini mengusung tema Hijrah untuk Berubah, Bersatu dalam Kebaikan, dan Membangun Cianjur yang Lebih Maju serta Berkah”. Tema itu dipilih agar 1 Muharram tidak sekadar seremonial, tapi menjadi titik tolak perbaikan diri dan daerah. Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum ini untuk introspeksi dan bergerak maju.

Bupati Wahyu menekankan makna hijrah secara spiritual dan sosial. “Semoga tahun ini menjadi tahun hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, lebih berkah, lebih damai, lebih dekat kepada Allah,” harapnya. Pesan itu disambut amin oleh ribuan jamaah yang memadati Pendopo.

Baca juga :  Abdul Karim Optimis Suara Cianjur 85 Persen Untuk Prabowo Gibran

Peringatan dimulai dengan pawai obor yang menyusuri jalan-jalan utama kota Cianjur. Cahaya obor beriringan dengan lantunan salawat, menciptakan pemandangan yang memukau. Setelah pawai, seluruh peserta berkumpul kembali di Pendopo untuk istigasah bersama, memohon perlindungan dan keberkahan untuk setahun ke depan.

Acara sakral ini turut dihadiri jajaran pemerintahan daerah. Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, para kepala OPD, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan warga dalam membangun daerah.

Harapan Cianjur yang Sejuk dan Damai Mengakhiri sambutannya, Bupati Wahyu menitipkan doa untuk kondusivitas Cianjur. Mudah-mudahan tetap menjadi Cianjur yang sejuk, tetap menjadi Cianjur yang damai dan kondusif, pungkasnya.

Baca juga :  Gulma Eceng Gondok di Waduk Cirata Kembali Diangkat Satgas Citarum Harum Sektor 12
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!