Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, Sulsel: Tim SAR Gabungan Dikerahkan

269
×

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, Sulsel: Tim SAR Gabungan Dikerahkan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Makassar – Pesawat jenis ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) siang saat melakukan pendekatan menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pesawat tersebut membawa total 11 orang di dalamnya, terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang yang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ketiga penumpang tersebut sedang menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara (air surveillance).

Baca juga :  Pemkab Cianjur Persiapkan Relokasi Pedagang Bojongmeron ke Pasar Induk

Berdasarkan kronologi dari Kementerian Perhubungan, pesawat rute Yogyakarta-Makassar itu sempat diarahkan oleh Air Traffic Control (ATC) untuk mengoreksi posisi karena keluar dari jalur pendekatan yang seharusnya. Setelah beberapa instruksi diberikan, komunikasi dengan pesawat terputus sekitar pukul 13.17 WITA di wilayah Leang-Leang, Kabupaten Maros.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara langsung mendeklarasikan fase darurat Distress Phase (DETRESFA). Tim SAR gabungan dari Basarnas Makassar, TNI AU, dan pihak terkait lainnya segera dikerahkan ke lokasi diduga di kawasan pegunungan Bantimurung-Bulusaraung, Desa Leang-Leang.

Baca juga :  Persoalan Pengurus Karang Taruna Desa Yang Habis Masa Jabatannya

Beberapa laporan menyebutkan adanya titik api dan serpihan yang terlihat di Gunung Bulusaraung serta sekitar wilayah tersebut. Helikopter Caracal dari Lanud Sultan Hasanuddin turut dikerahkan untuk membantu pencarian. Bandara Sultan Hasanuddin juga telah membuka crisis center bagi keluarga korban.

Hingga Minggu pagi (18/1/2026), operasi pencarian masih berlangsung intensif. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah diterjunkan untuk investigasi lebih lanjut. Belum ada konfirmasi resmi mengenai kondisi pesawat maupun penumpang dan kru di dalamnya.

Baca juga :  Rehab Sekolah Dasar Kosambi Batu 1 Kecamatan Cilebar Diduga Melenceng Dari RAB

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan duka mendalam atas insiden ini dan memastikan pemerintah akan terus mendukung proses pencarian serta investigasi.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mendukung upaya tim SAR. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secepatnya.

Baca juga :  DPC PDI-P Cianjur Gelar Rapat Mingguan dan bagikan ratusan Takjil Gratis
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!