Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Api Tiba-tiba Membesar di Tengah Parkiran, 50 Bus Nonaktif Sinar Jaya Hangus di Pangkalan Cikarang Barat

116
×

Api Tiba-tiba Membesar di Tengah Parkiran, 50 Bus Nonaktif Sinar Jaya Hangus di Pangkalan Cikarang Barat

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Bekasi – Kebakaran hebat melanda pangkalan bus milik PO Sinar Jaya di Jalan Jarakosta, Desa Sukadanau, kawasan industri MM2100, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (18/8/2026) dini hari. Sebanyak sekitar 50 unit bus yang sudah tidak beroperasi dan dinyatakan tidak layak pakai hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Menurut Komandan Regu (Danru) Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi, Bohir, api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli. Saat itu, kobaran sudah besar di bagian tengah area parkir bus. “Informasi dari sekuriti yang sedang patroli, apinya tiba-tiba sudah besar. Terdengar juga bunyi ledakan,” kata Bohir.

Baca juga :  Persiraja Banda Aceh Terima Keunggulan 2-0 Dari FC Bekasi City Di Lapangan Stadion Purnawarman

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 01.30–01.45 WIB. Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB. Sembilan unit armada dari sejumlah sektor dikerahkan untuk memadamkan api yang melanda area sekitar 800 meter persegi. Proses pemadaman berlangsung sekitar lima hingga enam jam, dengan api berhasil dikendalikan sekitar pukul 07.15 WIB. Kendala utama adalah sumber air yang jauh, sehingga petugas harus mengambil air dari Kali Malang yang berjarak sekitar satu kilometer, ditambah padatnya lalu lintas menjelang pagi.

Bus-bus terparkir sangat rapat, dengan jarak antarunit hanya 30–50 sentimeter, sehingga api mudah merembet. Suara ledakan yang terdengar diduga berasal dari komponen kendaraan seperti ban, mesin, atau tangki bahan bakar. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian, sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, menegaskan bahwa bus yang terbakar merupakan armada yang sudah tidak aktif beroperasi. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk mencegah api muncul kembali. Polisi terus melakukan pemeriksaan guna mengungkap sumber awal api.

Baca juga :  Perpisahan dan Kenaikan Kelas YPI Assalafiyyah Assirojiyyah Diwarnai Santunan untuk 170 Anak Yatim dan Dhuafa
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!