Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Rupiah Melemah ke Rp 18.155 per Dolar AS di Awal November, Tekanan Berlanjut Pekan Ini

33
×

Rupiah Melemah ke Rp 18.155 per Dolar AS di Awal November, Tekanan Berlanjut Pekan Ini

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Senin (2/11/2026), menyentuh level Rp18.155 per dolar AS. Pelemahan ini menandai awal bulan November yang penuh tantangan bagi mata uang Garuda.

Berdasarkan data pasar, posisi tersebut lebih lemah dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Sejumlah analis mencatat bahwa pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga tertekan terhadap dolar AS.

Baca juga :  Pengamanan TPS Pemilu 2024, Polres Purwakarta Kerahkan 363 Personel

Beberapa faktor menjadi sumber tekanan. Dari sisi global, sentimen risk-off di pasar keuangan serta aksi jual di bursa saham Asia dan AS masih mendominasi. Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis data ekonomi penting, termasuk perdagangan, inflasi, dan cadangan devisa.

Analis memperkirakan rupiah masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi di kisaran Rp18.100–Rp18.200 per dolar AS sepanjang pekan ini. Tekanan diperkirakan belum segera mereda hingga ada kejelasan data domestik dan perkembangan sentimen global.

Bank Indonesia diperkirakan tetap waspada menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai instrumen yang tersedia.

Baca juga :  Sambut 1 Muharam 1448 H, UPK Mande Salurkan Santunan bagi 958 Anak Yatim di Seluruh Desa
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!