Dpnews Indonesia || Perth – Awak kokpit Singapore Airlines (SIA) mendapat pujian luas setelah berhasil mendaratkan pesawat secara aman di Bandara Internasional Perth, Australia, menyusul upaya pendaratan yang sempat digagalkan karena angin kencang.
Pesawat Airbus A350-900 dengan nomor penerbangan SQ213 yang berangkat dari Bandara Changi, Singapura, menuju Perth pada Sabtu (31/10/2026) mengalami kondisi angin kencang saat mendekati landasan. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan pesawat miring ke kanan hingga sayapnya terlihat sangat dekat dengan permukaan tanah sebelum pilot memutuskan melakukan go-around atau pembatalan pendaratan dan naik kembali ke udara.
Menurut pernyataan resmi SIA, awak kokpit memutuskan melaksanakan prosedur standar go-around demi keselamatan penumpang dan awak. Pesawat kemudian mendarat dengan aman pada pukul 12.30 waktu setempat dan meluncur ke gerbang. Data cuaca setempat mencatat kecepatan angin sekitar 32 km per jam dengan hembusan hingga 43 km per jam pada waktu tersebut.
Video yang diunggah seorang warga yang mengaku saudara perempuannya berada di dalam pesawat tersebut cepat menyebar dan memicu banyak komentar positif. Netizen memuji ketenangan serta keterampilan pilot yang memilih tidak memaksakan pendaratan di kondisi yang menantang. “Itu pilot yang sangat tenang dan terampil,” tulis salah satu pengguna.
SIA menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak merupakan prioritas utama maskapai. Insiden ini menjadi pengingat bahwa prosedur go-around merupakan langkah keselamatan rutin yang dilatih secara ketat untuk menghadapi kondisi cuaca yang tidak ideal.











