Dpnews Indonesia || Cianjur – Nurdin, S.HI, S.PdI Kepala SMK Vancanity Pacet, resmi kembali mendapatkan amanah memimpin Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Cianjur Yang dilaksanakan di Aula Mardi Yuana Jl. Siliwangi no.66, Sawah Gede, Kec. Cianjur, Kab. Cianjur. Senin, 17/3/2025.
Kemenangan Nurdin, S.HI, S.PdI dalam pemilihan Ketua MKKS Kabupaten Cianjur berlangsung ketat, dengan selisih suara yang tipis. Hasil ini mencerminkan persaingan yang sehat serta kepercayaan besar yang diberikan kepadanya untuk kembali memimpin dan membawa MKKS ke arah yang lebih maju.

Nurdin kepada Wartawan mengungkapkan ” Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan. Meskipun kemenangan ini diraih dengan selisih suara yang tipis, saya yakin bahwa ini adalah bukti kebersamaan dan komitmen kita semua untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Cianjur. Mari kita terus bekerja sama, berinovasi, dan menjadikan MKKS sebagai wadah yang membawa manfaat bagi sekolah, guru, dan terutama para siswa.
Masih kata Nurdin “Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah membangun kebersamaan dalam organisasi ini. Semua SMK di Kabupaten Cianjur, baik negeri maupun swasta, memiliki kepentingan yang sama. MKKS hanya sebagai wadah untuk mengkoordinasikan berbagai kegiatan di tingkat kabupaten agar pendidikan semakin maju.
Visi saya adalah menjadikan MKKS Kabupaten Cianjur sebagai organisasi yang efektif dan efisien dalam mencapai tujuan kinerja. Kami akan mengedepankan kebersamaan sebagai landasan utama agar seluruh program dapat berjalan merata dan memberikan manfaat bagi semua SMK di Kabupaten Cianjur. Tegas Nurdin.
Harapan Nurdin setelah berakhirnya pemilihan ini saya harapkan semuanya bersatu kembali karena mempunyai satu tujuan yang sama yaitu memajukan SMK ya g ada di Kabupaten Cianjur.
Masih ditempat yang sama Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Jajat Sudrajat menjelaskan Dari 184 Kepala Sekolah yang terdaftar dalam pemilihan Ketua MKKS Kabupaten Cianjur, sebanyak 160 Kepala Sekolah hadir dan memberikan suara, sementara 24 lainnya tidak hadir.
“Pemilihan Ketua MKKS ini awalnya diikuti oleh empat calon. Namun, saat proses pemilihan berlangsung, dua calon memutuskan untuk mengundurkan diri, sehingga pemilihan akhirnya diikuti oleh dua kandidat yang bersaing hingga akhir,” ungkap Jajat.
“Saya berharap Ketua MKKS dapat semakin solid, memperkuat kebersamaan, dan membawa organisasi ini lebih maju demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Cianjur,” pungkas Jajat.











