Dpnews Indonesia || Cianjur – Sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Cianjur mengalami kenaikan harga, termasuk daging ayam, telur, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah. Kenaikan harga ini mulai dirasakan sejak beberapa hari terakhir.
Pedagang daging ayam di Pasar Ramayana, Elan, mengeluhkan kenaikan harga daging ayam yang melonjak sejak 3 hari lalu. Harga daging ayam naik dari Rp35.000-Rp36.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram, naik sekitar Rp5.000 per kilogram. Kenaikan harga ini membuat pelanggan mengurangi jumlah pembeliannya.
Selain daging ayam, harga bahan pokok lainnya juga mengalami kenaikan, seperti:
– Beras Medium : naik dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kilogram
– Telur Ayam : naik dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram
– Bawang Merah : tembus hingga harga Rp40.000 per kilogram, membuat pembeli mengurangi pembelian dari 10-15 kg menjadi 7-8 kg
Penyebab Kenaikan Harga
Pedagang sayur di Pasar Ramayana, Abdul, menyatakan bahwa kenaikan harga disebabkan oleh kurangnya pasokan dan faktor lainnya. Harga cabai merah saat ini mencapai Rp80.000 per kilogram untuk grosir dan Rp85.000 per kilogram untuk eceran.
Kepala Pasar Muka Ramayana: Harga Daging Ayam Mulai Menurun
Kepala Pasar Muka Ramayana, Santi Harlina, menyatakan bahwa harga daging ayam saat ini mulai menurun setelah sempat melonjak tinggi. Harga daging ayam saat ini berada di angka Rp40.000 per kilogram. Santi juga menyatakan bahwa pasokan daging ayam saat ini tidak ada kelangkaan.
Santi menjelaskan bahwa kenaikan harga daging dan bahan pokok lainnya disebabkan oleh ketersediaan dari kandang yang sedikit dan permintaan yang tinggi, sehingga menyebabkan stok daging berkurang. Namun, harga cabai saat ini dinilai persuasif dan berada di angka normalnya, yaitu Rp80.000 per kilogram.











