Dpnews Indonesia || Cianjur – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) bagi seluruh pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Laskar Merah Putih (LMP) se-Kabupaten Cianjur, sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan zakat hingga tingkat akar rumput.
Acara yang digelar di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Cianjur dibuka Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Hilman Saukani, M.Pd.I. Ia menekankan peran vital UPZ sebagai ujung tombak penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), yang kini membutuhkan kompetensi teknis dan administratif selain semangat.
“Bimtek ini membekali pengurus dengan pengetahuan terkini mulai dari regulasi, sistem pelaporan digital BAZNAS, hingga strategi membangun kepercayaan muzakki,” jelas Hilman.
Menurutnya, penguatan sumber daya manusia amil merupakan investasi penting untuk mengoptimalkan potensi zakat dan memastikan setiap rupiah disalurkan tepat sasaran bagi kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Ketua LMP Markas Cabang Kabupaten Cianjur, Iwan Mercy, mengapresiasi inisiatif ini.
“Ilmu yang diberikan akan menjadi pedoman operasional, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kualitas layanan kepada muzakki dan mustahik. Sinergi BAZNAS dan UPZ adalah kunci sukses pengelolaan zakat di Cianjur,” ujarnya.
Bimtek yang diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan berlangsung interaktif dengan diskusi tantangan lapangan dan solusi praktis. Materi utama meliputi pengenalan dan pelatihan platform teknologi informasi terbaru BAZNAS untuk mempermudah pendataan, penghimpunan, dan pelaporan secara digital, sehingga meningkatkan efisiensi dan transparansi.
Kegiatan ini menjadi langkah fundamental membangun ekosistem perzakatan yang sehat dan berkelanjutan. “Kami berharap kinerja UPZ LMP semakin meningkat, sehingga peran zakat dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Cianjur dapat optimal,” tutup Iwan.











