Dpnews Indonesia || Jakarta – Beberapa operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta, yaitu BP-AKR, Vivo, dan Shell, menetapkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mereka yang berlaku mulai Senin, 1 Juni 2026.
Penyesuaian harga ini mengikuti dinamika harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah, sejalan dengan penurunan harga yang dilakukan Pertamina untuk produk Dex series pada hari yang sama.
Berikut daftar harga BBM di SPBU swasta per 1 Juni 2026 (dalam rupiah per liter):
BP-AKR
- BP 92: Rp12.390
- BP Ultimate: Rp12.930
- BP Ultimate Diesel: Rp29.890
Vivo
- Revvo 92: Rp12.390
- Revvo 95: Tidak tersedia
- Diesel Primus Plus: Rp30.890
Shell
- Shell Super: Tidak tersedia
- Shell V-Power: Tidak tersedia
- Shell V-Power Diesel: Rp30.890
- Shell V-Power Nitro+: Tidak tersedia
Harga di atas berlaku di wilayah utama seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur, serta dapat sedikit berbeda di daerah lain tergantung biaya distribusi. Konsumen disarankan mengecek langsung di SPBU terdekat karena ketersediaan produk tertentu masih terbatas di beberapa lokasi.
Corporate Communication masing-masing perusahaan menyatakan bahwa penyesuaian harga dilakukan secara berkala untuk menjaga daya saing di pasar BBM nonsubsidi. Harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar yang dijual di SPBU Pertamina tidak terdampak kebijakan ini.
Masyarakat pengguna kendaraan pribadi maupun komersial diimbau memantau update harga secara rutin untuk perencanaan pengisian bahan bakar yang lebih efisien.











