Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Tim Produksi Film “Pesta Babi” Hormati Sikap Mama Yasinta Pasca-Laporan ke Polisi

96
×

Tim Produksi Film “Pesta Babi” Hormati Sikap Mama Yasinta Pasca-Laporan ke Polisi

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Tim kolaborasi film dokumenter Pesta Babi menyatakan menghormati keputusan Yasinta Moiwend atau Mama Yasinta yang melaporkan Ketua LBH Pos Merauke ke Polda Metro Jaya. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pelaporan yang dilakukan pada Jumat (29/5/2026).

Dalam keterangan tertulis yang dirilis Sabtu (30/5/2026), sutradara Dandhy Dwi Laksono bersama tim produksi menyampaikan, “Kami tim kolaborasi film Pesta Babi menghormati apa pun sikap Mama Yasinta saat ini dan meminta publik untuk tidak menyudutkan atau menghakimi beliau, sembari kami masih berusaha memahami apa yang terjadi dengan perubahan pilihan sikap ini.”

Baca juga :  Jembatan Gantung Garuda Ciawitali Cianjur Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Mama Yasinta, tokoh perempuan adat suku Marind-Anim dari Merauke, Papua Selatan, melaporkan Johnny Teddy Wakum atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Ia merasa gambar dan ceritanya digunakan dalam film tanpa persetujuan yang jelas. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.

Tim produksi yang melibatkan Watchdoc, Ekspedisi Indonesia Baru, Greenpeace Indonesia, dan LBH Papua Merauke, juga menekankan pentingnya menjaga fokus pada isu utama yang diangkat film, yaitu perlindungan tanah adat di Papua. Mereka berharap publik tetap mendukung upaya penyelesaian persoalan yang lebih besar di Tanah Papua.

Hingga saat ini, tim produksi mengaku kesulitan menghubungi Mama Yasinta secara langsung sejak polemik muncul. Film Pesta Babi sendiri sebelumnya sempat menuai kontroversi akibat pembubaran acara pemutaran di beberapa daerah.

Baca juga :  Polsek Cilaku Cek TKP Penemuan Mayat Laki-laki di Sungai Cijati
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!