Scroll untuk baca artikel
BeritaPekerja Migran Indonesia

Dampak Prosedur Tidak Ditempuh, Tanpa Latihan Kerja dan Pemahaman Bahasa Pada TKW Luar Negeri 

566
×

Dampak Prosedur Tidak Ditempuh, Tanpa Latihan Kerja dan Pemahaman Bahasa Pada TKW Luar Negeri 

Sebarkan artikel ini

Pekerja Migran Indonesia

Dpnews Indonesia || Jakarta – Sungguh miris mendengar nasib para Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk saat ini terutama yang berada di negara penempatan Timur Tengah yang diduga berangkat secara ilegal dari Indonesia.

Dampak dari prosedur yang tidak ditempuh ketika proses pemberangkatan, tanpa latihan kerja juga pemahaman bahasa, berimbas kepada tidak siapnya para Tenaga Kerja Wanita (TKW) tersebut ketika tiba tiba ditempatkan untuk bekerja menjadi asisten rumahtangga sehingga pemakai jasa atau majikan komplain dan berakhir dengan mengembalikan para pekerja itu ke tempat agency atau penampungan yang sering disebut Syarekah.

Baca juga :  Viral!! Kasus Penumpang Wanita Dilecehkan Sopir Taksi Online di Jakarta Pusat

Gambar foto Ilustrasi

Lebih buruknya lagi, menurut berbagai sumber terutama para PMI yang membuat pengaduan kepada posko dpNews Indonesia pada awal Juli 2025. Pihak agency di negara penempatan itu bukan merespon positif akan dikembalikannya para pekerja migran yang kurang siap kerja tersebut dari rumah majikan, justru sebaliknya.

Tindakan kurang manusiawi, intimidasi, juga caci maki terlontar dari para pengurus penampungan atau disebut musripah yang membuat down mental para Pekerja Migran tersebut sehingga melalui media sosial (Medsos) mengadu ingin pulang kembali ke Indonesia.

Baca juga :  Dinilai Peduli Terhadap Pengemudi Angkutan Umum, Gaperssi Dukung Irwan P Abdurrachman di Pilkada Purwakarta

Hal tersebut ditegaskan A Abdul Rouf yang akrab dipanggil Doel, Posko Pengaduan Dpnews Indonesia, dengan tegas Doel menyayangkan sikap-sikap arogansi yang sering didengar dan dilakukan pihak pihak agensi terutama di negara penempatan negara Timur Tengah.

“Sebenarnya para pemroses di Indonesia yang notabene secara ilegal ini berbisnis dengan cara bodoh sekali, sudah lah secara Unprosedural. Di negara penempatan juga sangat memperhatikan, para pekerja migran tersebut mendapat pelayanan tidak maksimal, harusnya jaga dong.

Baca juga :  Bareskrim Polri Bongkar Importasi Ilegal Ponsel, Sita 4.599 Unit dari Lima Gudang di Jakarta

Karena TKW yang komplain dan minta pulang itu rata-rata mereka frustasi, belum di bekali skill dalam bekerja, bahasa pun gak bisa, langsung dikasih majikan, dan pasti majikan minta yang siap kerja dong, karena mereka bayar mahal pastinya. Nah ketika majikan kurang cocok pasti mengembalikan TKW itu ke pihak kantor, sayangnya lagi, pihak kantor atau agency bukan memberi arahan malah sebaliknya menghakimi TKW tersebut dengan secara kasar bukan memberikan arahan tentang apa yang tidak bisa dikerjakan,” tuturnya.

Doel juga mengharapkan adanya perhatian dari pihak penampungan atau Syarekah di negara penempatan untuk mengedepan perasaan dan rasa kemanusiaan dalam menyikapi masalah dari para Pekerja Migran Indonesia yang sudah terlanjur berada di negara penempatan tersebut.

Baca juga :  Oknum Perangkat Desa Diduga Tipu Warga Dengan Dalih Program Listrik Murah

“Jadi gini, seharusnya coba para pemroses itu adakan perjanjian dengan pihak agen disana jika memang pemberangkatan ilegal ini sangat sulit untuk di cegah, bisa gak kalau penampungan disana itu menjadi rumah keduanya para TKW, wakil keluarganya para TKW, tempat mengadunya para TKW, tempat mengeluhnya para TKW yang di komplain dan dikembalikan majikan, jangan disiksa jangan dihardik, tapi dipeluk dikasih arahan dan dilatih. Saya jamin tidak akan ada yang minta pulang kalau seperti itu, ini mah sudah berangkatnya ilegal, di negara penempatan tidak di memanusiakan, pantas banget kan disematkannya julukan Sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang untuk yang terkait dalam pemberangkatan,” pungkasnya.

Baca juga :  Polres Purwakarta Hadiri Ground Breaking Pembangunan Pondok Modern Darussalam Muhammadiyah
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!