Dpnews Indonesia || Cianjur – LBHC (Lembaga Bantuan Hukum Cianjur) memfasilitasi diskusi publik mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG) dari berbagai narasumber di antaranya dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dewan Komisi IV. Diskusi ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan wawasan dalam meningkatkan kualitas program MBG.
H. Muhamad Aziz, Kordik dari Dinas Pendidikan, mengatakan bahwa diskusi publik ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas program MBG.
“Dengan forum seperti ini, kita bisa mengemukakan bagaimana pelaksanaan MBG di lapangan, sehingga hal-hal yang dianggap kurang bisa kita perbaiki dan ada solusi yang bisa disampaikan kepada pemegang kebijakan,” kata Aziz.
Aziz juga menekankan bahwa kebijakan MBG harus dipikirkan dengan baik, terkait menjelang romadhon sehingga tidak mengganggu ibadah puasa siswa. “Harapan kami, makanan tersebut bisa diberikan pada waktu yang tepat, sehingga tidak terkesan mengganggu ibadah puasa,” katanya.
Diskusi publik ini juga membahas tentang pentingnya peran sekolah dalam pengelolaan MBG, serta perlunya koordinasi antara sekolah, dinas pendidikan, dan dinas kesehatan dalam meningkatkan kualitas program MBG.
Salah satu tantangan dalam pelaksanaan MBG adalah kedisiplinan dan tanggung jawab sekolah dalam pengelolaan alat makan MBG. Namun, Aziz juga menekankan bahwa hal ini bisa diatasi dengan koordinasi yang baik antara pihak terkait.
Dengan diskusi publik ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas program MBG dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa di Cianjur.
Diskusi publik ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas program MBG di Cianjur.











