Dpnews Indonesia || Yogyakarta – Seorang pensiunan dosen melaporkan seorang dosen aktif Universitas Gadjah Mada (UGM) ke Polres Kulon Progo terkait dugaan pelanggaran kerja sama pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Drs. H. Yana Karyana, M.Si., selaku pelapor dan investor, menyatakan telah mengeluarkan investasi sekitar Rp 2 miliar untuk membangun sarana dan prasarana SPPG Margosari 01 di Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo. Dapur tersebut beroperasi sejak Januari 2026 dan melayani sekitar 1.700–2.500 porsi makanan per hari bagi siswa sekolah.
Yana melaporkan Makbul Hajad (MH), dosen Fakultas Pertanian UGM yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Mitra Karya Maporina, atas dugaan wanprestasi kerja sama kemitraan. Menurutnya, setelah fasilitas beroperasi muncul perubahan sepihak, termasuk pemotongan dana insentif yang tidak sesuai kesepakatan awal serta ketidakrealisasian kompensasi margin keuntungan. Upaya komunikasi untuk klarifikasi juga disebut gagal.
Laporan dengan nomor STTLP/59/IV/2026/SPKT/POLRES KULONPROGO/POLDA DI YOGYAKARTA telah diterima kepolisian sejak 23 April 2026. Polres Kulon Progo membenarkan penerimaan laporan dan sedang melakukan pendalaman.1feae2
Hingga berita ini ditulis, pihak terlapor belum memberikan respons resmi yang dapat dihimpun. Kasus ini menambah sorotan terhadap implementasi program MBG di tingkat mitra lokal.











