Scroll untuk baca artikel
BeritaTNI POLRI

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cianjur Gelar Panen Raya 10 Ton Jagung Hibrida di Desa Jamali

41
×

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cianjur Gelar Panen Raya 10 Ton Jagung Hibrida di Desa Jamali

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Polres Cianjur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui Polsek Mande, kepolisian menggelar panen raya jagung hibrida di lahan pertanian Desa Jamali, Kecamatan Mande. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan kelompok tani untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Lahan seluas 1,5 hektar yang dikelola Kelompok Tani Harapan Maju menjadi lokasi utama panen. Jagung hibrida yang ditanam sejak awal musim tanam lalu kini siap dipetik. Berdasarkan estimasi awal, hasil panen diperkirakan mencapai 10 ton jagung tongkolan, sebuah capaian yang diharapkan mampu memberi dampak ekonomi langsung bagi petani setempat.

Baca juga :  Logistik Pemilu 2024 di PPK Mande di Jaga Ketat

Kapolsek Mande, AKP Eriyanto, SH, MH, memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa panen ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud kolaborasi Polri dengan masyarakat dalam memperkuat fondasi pangan di tingkat akar rumput. “Kami ingin hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong produktivitas masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Hadir pula dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, di antaranya AIPTU Acep Rohidin, SH, selaku Bhabinkamtibmas Desa Mulyasari, Rudi Suprianto yang mewakili Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, serta Endang Sulaeman, Ketua Poktan Jembar Sari. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk keberhasilan program pertanian.

AKP Eriyanto mengapresiasi kerja keras para petani Desa Jamali yang telah merawat tanaman dengan telaten. Ia berharap hasil panen ini dapat menjadi modal untuk meningkatkan pendapatan keluarga tani sekaligus mendukung target ketahanan pangan daerah. “Panen hari ini adalah hasil dari semangat gotong royong. Semoga kesejahteraan masyarakat Jamali semakin membaik,” katanya.

Baca juga :  Tim Laskar Juang Indonesia Sigap Membantu Korban Laka Waringin Jaya

Meski berjalan lancar, proses panen tidak lepas dari tantangan. Serangan hama tikus menjadi kendala yang cukup mengganggu dan membuat hasil panen tidak maksimal. Kondisi ini menjadi catatan penting bagi semua pihak agar ke depan dapat menyiapkan strategi pengendalian hama yang lebih efektif.

Menanggapi hal tersebut, AKP Eriyanto menegaskan bahwa Polri akan terus mendampingi petani menghadapi berbagai persoalan di lapangan. Pendampingan ini mencakup koordinasi dengan Dinas Pertanian untuk memberikan edukasi teknis dan bantuan sarana perlindungan tanaman. “Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Tantangan seperti hama harus kita lawan bersama,” tambahnya.

Seluruh hasil panen jagung hibrida nantinya akan disalurkan ke Gudang BULOG Cianjur. Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan dan memastikan bahwa produksi petani dapat terserap dengan baik oleh pemerintah. Distribusi melalui BULOG juga diharapkan memberikan kepastian harga bagi para petani.

Kegiatan panen raya ini menjadi simbol bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari desa, dengan dukungan semua elemen. Polres Cianjur berharap model kolaborasi seperti ini dapat diperluas ke wilayah lain, sehingga Cianjur semakin kuat sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Barat.

Baca juga :  Sambut Nataru Polres Cianjur Gelar Apel Pasukan Ops Lilin Lodaya 2023
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!