Scroll untuk baca artikel
BeritaPekerja Migran Indonesia

Ratusan PMI NTB Diduga Terjebak Eksploitasi di Timur Tengah, Pemerintah Diminta Bertindak

94
×

Ratusan PMI NTB Diduga Terjebak Eksploitasi di Timur Tengah, Pemerintah Diminta Bertindak

Sebarkan artikel ini

Pekerja Migran Indonesia

Dpnews Indonesia || Bandung – Posko Peduli Pekerja Migran Indonesia (PMI) Jawa Barat melaporkan meningkatnya pengaduan terkait eksploitasi, kontrak kerja sepihak, hingga sulitnya proses pemulangan PMI di negara-negara Timur Tengah. Mayoritas kasus diduga menimpa pekerja migran yang berangkat secara non-prosedural.

Para PMI mengaku menjadi korban janji manis agen penyalur. Meski masa kontrak kerja telah berakhir, mereka tetap dipertahankan oleh pihak tertentu sehingga kepulangan ke Indonesia menjadi terhambat.

Baca juga :  Polsek Mande Bersama Forkopimcam Gelar Apel Kesiapan Nataru Di Pospam VII Wisata Jangari

Salah satu aduan datang dari Dewi Lestari, warga Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Ia mengaku kesulitan pulang meski kontraknya telah selesai dan berharap pemerintah segera membantu proses pemulangannya.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerhati migran Jawa Barat, Doel, mendesak BP3MI NTB, Direktorat PPA, dan Unit Pidana Perdagangan Orang (PPO) Polda NTB untuk segera menangani kasus yang menimpa para PMI.

Baca juga :  Misteri Kematian Satu Keluarga di Temanggung Saat Camping, Polisi Tunggu Hasil Autopsi dan Lab Makanan

Menurutnya, terdapat ratusan warga NTB yang masih berada di Timur Tengah dan membutuhkan bantuan. Ia juga menyoroti dugaan praktik perekrutan ilegal yang dinilai masih marak meski telah diatur dalam UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Doel menegaskan, pengawasan terhadap keberangkatan PMI non-prosedural harus diperketat agar praktik eksploitasi dan perdagangan orang tidak terus berulang serta hak-hak pekerja migran Indonesia dapat terlindungi.

Baca juga :  Puluhan PMI Asal Indonesia Terjebak di Irak, Posko Pengaduan Dpnews Indonesia Desak Pemerintah Bertindak Cepat
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!