Dpnews Indonesia || Cianjur – Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Cianjur membentuk Forum BUMDes tingkat kabupaten untuk memperkuat koordinasi, pendampingan, serta pengembangan usaha desa.
Pembentukan forum tersebut berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Kamis (29/10/2026).
Ketua Forum BUMDes Kabupaten Cianjur, Adi Suratman, mengatakan pembentukan forum merupakan tindak lanjut konsolidasi pengurus BUMDes di 32 kecamatan. Forum ini diharapkan menjadi wadah bersama untuk menyelesaikan persoalan administrasi, memperkuat pendampingan, dan meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha.
“Persoalan BUMDes cukup banyak, terutama terkait administrasi. Mereka membutuhkan pendampingan dan advokasi, termasuk peningkatan pengetahuan dalam mengelola usaha,” kata Adi.
Ia menjelaskan, forum juga akan memetakan potensi dan peluang usaha di setiap desa agar pengurus dapat berbagi pengalaman serta mencari solusi bersama untuk meningkatkan daya saing unit usaha.
Menurutnya, BUMDes harus mampu membangun kemandirian ekonomi dengan memanfaatkan potensi lokal sehingga tidak terus bergantung pada anggaran pemerintah, terutama ketika anggaran desa terbatas.
Adi juga menyoroti pentingnya meluruskan pemahaman bahwa BUMDes merupakan badan usaha milik kepala desa. Melalui sosialisasi regulasi dan pendampingan, ia berharap pengelolaan BUMDes semakin profesional dan sesuai ketentuan.
Selain itu, forum mendorong rekrutmen pengelola BUMDes secara transparan dan profesional, tanpa praktik titipan berdasarkan hubungan keluarga atau kedekatan dengan pihak tertentu.
“Kami ingin pola rekrutmen direktur BUMDes berjalan profesional, melalui tahapan yang jelas, dan bebas dari kepentingan titipan. Pengelolanya harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Terkait keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Adi menilai kedua lembaga dapat menjadi mitra strategis selama menjalankan fungsi masing-masing sesuai regulasi.
Sementara itu, Sekretaris DPMD Kabupaten Cianjur, Latip Ridwan, mengapresiasi pembentukan Forum BUMDes. Ia berharap forum tersebut menjadi mitra pemerintah dalam pembinaan, pengawasan, dan pengembangan bisnis BUMDes.
Latip juga mendorong pemanfaatan teknologi dan pemasaran digital agar produk unggulan desa mampu menjangkau pasar yang lebih luas serta meningkatkan kontribusi BUMDes terhadap perekonomian masyarakat.











