Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Gedung Negara Grahadi Surabaya Dibakar Massa Imbas Kericuhan

656
×

Gedung Negara Grahadi Surabaya Dibakar Massa Imbas Kericuhan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Surabaya – Gedung Negara Grahadi di Jalan Raya Gubernur Suryo Surabaya dibakar massa yang anarkis pada Sabtu malam sekitar pukul 21.38 WIB.

Area tersebut terdapat sejumlah ruangan salahnya satunya adalah Press Room atau ruang wartawan yang biasa meliput kegiatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baca juga :  Wujudkan Lingkungan Bersih Danramil Darangdan Bersama Muspika Lakukan Karya Bhakti

Terpantau sejumlah printer, kursi, komputer desktop, monitor, juga besi-besi besi di dalam bagian gedung rusak. Situasi di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, sudah tidak kondusif.

Massa membakar Grahadi kurang lebih satu jam setengah setelah Khofifah menemui demonstran.

Baca juga :  Polda Metro Jaya Melakukan Sertijab Pada Sembilan Pejabat Utama

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat menemui massa yang berada di depan Gedung Grahadi. Khofifah menemui massa pukul 20.39 WIB ditemani Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin. Situasi sempat ricuh.

Setelah menemui massa, Khofifah berharap massa kondusif.

Baca juga :  Kepengurusan 12 PAC SE- Purwakarta Meminta Internal Partai Melakukan Audit Terhadap Ketua DPC PDIP Purwakarta

“Saya harap semua dilakukan dengan baik, jangan anarkis, jangan terprovokasi,” kata Khofifah.

Dia menyampaikan pihaknya berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya terkait pembebasan massa aksi yang ditahan, menyusul sudah ada dua orang dibebaskan siang tadi.

Baca juga :  Berbagi KaSAEan Menebar Keberkahan, Bupati Eman Suherman Salurkan Zakat Maal dan Pendistribusian Program SIGAP

“Sekarang masih di Polrestabes Surabaya, dibebaskan malam ini. Bisa bertelfon dengan Pak Kapolda (Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur), karena tadi siang sudah ada dua yang dibebaskan. Jadi kita akan koordinasi ke Poltabes,” ujarnya.

Menurutnya, warga Jawa Timur yang ditahan adalah masyarakat yang selama ini bekerja keras dan berkontribusi positif dalam pembangunan.

Dari pantauan di lapangan, massa demonstran masih tetap berada di depan gedung Negara Grahadi Surabaya. Petugas keamanan tidak ada yang menghalau massa demonstran.

Baca juga :  AKBP Lilik Ardiansyah Ikuti Upacara Kesaktian Pancasila Di Pemkab Purwakarta
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!