Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Gedung Negara Grahadi Surabaya Dibakar Massa Imbas Kericuhan

767
×

Gedung Negara Grahadi Surabaya Dibakar Massa Imbas Kericuhan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Surabaya – Gedung Negara Grahadi di Jalan Raya Gubernur Suryo Surabaya dibakar massa yang anarkis pada Sabtu malam sekitar pukul 21.38 WIB.

Area tersebut terdapat sejumlah ruangan salahnya satunya adalah Press Room atau ruang wartawan yang biasa meliput kegiatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baca juga :  Lomba Mewarnai Dalam Rangka Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca

Terpantau sejumlah printer, kursi, komputer desktop, monitor, juga besi-besi besi di dalam bagian gedung rusak. Situasi di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, sudah tidak kondusif.

Massa membakar Grahadi kurang lebih satu jam setengah setelah Khofifah menemui demonstran.

Baca juga :  Bejat! Oknum Guru Ngaji di Cibatu Purwakarta Diduga Cabuli 6 Anak di Bawah Umur, Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat menemui massa yang berada di depan Gedung Grahadi. Khofifah menemui massa pukul 20.39 WIB ditemani Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin. Situasi sempat ricuh.

Setelah menemui massa, Khofifah berharap massa kondusif.

Baca juga :  Pengamanan Haul Mama Sempur, Polsek Plered Berikan Pelayanan Prima Untuk Masyarakat

“Saya harap semua dilakukan dengan baik, jangan anarkis, jangan terprovokasi,” kata Khofifah.

Dia menyampaikan pihaknya berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya terkait pembebasan massa aksi yang ditahan, menyusul sudah ada dua orang dibebaskan siang tadi.

Baca juga :  Nasib WNI Asal Sukabumi di Arab Saudi Belum Jelas, Keluarga Desak Pemerintah Bertindak

“Sekarang masih di Polrestabes Surabaya, dibebaskan malam ini. Bisa bertelfon dengan Pak Kapolda (Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur), karena tadi siang sudah ada dua yang dibebaskan. Jadi kita akan koordinasi ke Poltabes,” ujarnya.

Menurutnya, warga Jawa Timur yang ditahan adalah masyarakat yang selama ini bekerja keras dan berkontribusi positif dalam pembangunan.

Dari pantauan di lapangan, massa demonstran masih tetap berada di depan gedung Negara Grahadi Surabaya. Petugas keamanan tidak ada yang menghalau massa demonstran.

Baca juga :  Viral Pria Minta Bantuan Petugas Damkar Lepas Cincin di Alat Kelaminnya
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!