Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Gempa Terparah Ternate: 1.966 Warga Batang Dua Bertahan di Tenda Pengungsian

132
×

Gempa Terparah Ternate: 1.966 Warga Batang Dua Bertahan di Tenda Pengungsian

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Ternate – Warga Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, masih bertahan di tenda darurat hingga hari ini menyusul gempa bumi tektonik magnitudo 7,6 yang menjadi yang terparah di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Gempa yang berpusat di laut barat daya Pulau Batang Dua pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB itu terjadi pada kedalaman 33 kilometer dengan episenter di koordinat 1,25° LU dan 126,27° BT. BMKG mencatat gempa ini akibat deformasi kerak bumi dan sempat berpotensi tsunami, meski status peringatan dini akhirnya dicabut.

Baca juga :  Gempa Bumi Magnitudo 5,4 Guncang Wilayah Sukabumi, Terasa hingga Jakarta

Menurut data sementara BPBD Kota Ternate, ratusan bangunan di enam kelurahan Kecamatan Pulau Batang Dua mengalami kerusakan. Sekitar 46 rumah rusak berat, puluhan rusak ringan, serta setidaknya empat hingga lima gereja rusak sedang hingga berat. Sebanyak 1.966 warga tercatat sebagai pengungsi di wilayah tersebut, dengan sebagian besar memilih mengungsi mandiri ke dataran tinggi dan perbukitan untuk menghindari gempa susulan serta potensi ancaman air laut surut yang sempat memicu kepanikan.

Hingga Minggu (5/4/2026), warga masih mendirikan tenda darurat di area pegunungan. Beberapa di antaranya bahkan merayakan ibadah Paskah di tenda tersebut akibat kerusakan pada tempat ibadah. Gempa susulan terus terjadi, dengan total ratusan kali sejak kejadian utama, meski intensitasnya umumnya lebih rendah.

Baca juga :  Dansatgas Kedaulatan Pangan Kodim 0617/Majalengka Tinjau Dapur SPPG di Majalengka

Pemerintah Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara telah menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya ke lokasi terdampak. Pemkot Ternate memastikan koordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk memantau kondisi warga serta mempersiapkan langkah pemulihan.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan dan tidak kembali ke rumah yang rusak hingga dinyatakan aman. Tidak ada laporan korban jiwa akibat gempa ini.

Baca juga :  Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung, Satu Korban Jiwa dan Tsunami Terdeteksi
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!