Dpnews Indonesia || Cianjur – Upaya pemulihan lingkungan di Daerah Aliran Sungai Citarum terus digencarkan. Kali ini, Sektor 6 Satgas Citarum Harum memimpin aksi penanaman 500 bibit pohon di bantaran Waduk Cirata, Kampung Sindangluyu RT 04/08, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Aksi penghijauan yang berlangsung di wilayah Sub Sektor 3 Ciranjang itu tidak hanya menanam pohon, tapi juga menyiapkan sarana pendukung berupa penyaluran pupuk agar bibit dapat tumbuh optimal di tanah sekitar waduk yang kerap terpapar erosi dan perubahan cuaca ekstrem.
Dansektor 6 Citarum Harum, Kolonel Inf Jhonson M. Sitorus, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari swadaya masyarakat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan atau Forkopimcam Ciranjang. “Tujuan utamanya adalah menghijaukan kembali bantaran Waduk Cirata. Dengan begitu, keseimbangan ekosistem terjaga dan potensi bencana seperti banjir serta longsor bisa ditekan,” jelasnya.
Semangat gotong royong terlihat jelas dari tingginya partisipasi warga. Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimcam Ciranjang, mulai dari Camat, Danramil Kapolsek Ciranjang, hingga Kepala Desa Sindangjaya. Unsur lain seperti Dishub Cirata, Ketua BPD, Ketua MUI, tokoh masyarakat, petani, hingga pelajar dari SMPS PUSAKA turut ambil bagian.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sindangjaya Sanadi menyampaikan bahwa penanaman pohon memiliki manfaat ganda. Selain menghijaukan kawasan, pohon juga akan memberi dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar dalam jangka panjang.
Senada dengan itu, Danramil Ciranjang Kapten Yayan Ruhiyat menilai penghijauan ini langkah penting untuk mengembalikan kerindangan Waduk Cirata. “Bibit sudah ditanam. Sekarang tugas kita merawat setiap hari agar pohon bisa tumbuh besar dan memberi manfaat jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat,” katanya.
Keterlibatan generasi muda juga menjadi sorotan. Dati Damayanti, guru SMP Pusaka, menjelaskan bahwa siswa kelas 7, 8, dan 9 sengaja dilibatkan untuk menumbuhkan cinta lingkungan sejak dini. “Cuaca sekarang tidak menentu, kadang hujan lebat, kadang panas terik. Anak-anak menanam pohon untuk masa depan mereka sendiri, sekaligus mengurangi abrasi. Saya imbau mereka merawat pohon yang sudah ditanam, agar tahu betapa sulitnya mencangkul danM menumbuhkan kehidupan,” tuturnya.
penanaman pohon oleh para tokoh, . Danramil Ciranjang,Anak sekolah, Ketua BPD, Ketua RW, Ketua Karang Taruna RW 08 Desa Sindangjaya, serta perwakilan tokoh agama dan masyarakat. Sektor 6 Citarum Harum berharap aksi ini menumbuhkan kesadaran kolektif warga untuk terus menjaga alam sekitar Waduk Cirata, demi keberlanjutan DAS Citarum bagi generasi mendatang.











