Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Gotong Royong Pasca-Banjir: BAZNAS Cianjur dan Pemda Salurkan Bantuan untuk 60 KK di Kampung Cibolang

87
×

Gotong Royong Pasca-Banjir: BAZNAS Cianjur dan Pemda Salurkan Bantuan untuk 60 KK di Kampung Cibolang

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Awan kelabu yang menggantung di atas Kecamatan Mande sejak akhir April akhirnya pecah menjadi hujan deras, memaksa Sungai Cibolang meluap dan merendam puluhan rumah warga. Kampung Cibolang, Desa Jamali, menjadi salah satu titik terparah yang terisolasi lumpur dan genangan air pada awal Mei 2026.

Tak butuh waktu lama bagi kolaborasi kemanusiaan untuk terbentuk. Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kabupaten Cianjur segera bergerak bersama Pemerintah Daerah, membawa paket sembako sebagai penopang pertama bagi warga yang terdampak.

Baca juga :  Milangkala Desa Panembong ke-44 Berlangsung Meriah

Pada Senin, 4 Mei 2026, bantuan disalurkan langsung kepada 60 Kepala Keluarga yang rumahnya terendam dan harta bendanya rusak. Kehadiran ini menjadi angin segar di tengah kelelahan warga membersihkan sisa-sisa banjir.

Bupati Cianjur, dr. M. Wahyu Ferdian, http://Sp.OG, terlihat turun langsung ke lokasi. Dengan pakaian lapangan sederhana, ia menyerahkan bantuan satu per satu sambil menyapa dan mendengar keluhan warga. Ia menegaskan bahwa pemulihan pasca-banjir tidak bisa ditangani sendiri oleh masyarakat.

Baca juga :  Bawa Sabu, Dua Pemuda Asal Karawang Diringkus Satres Narkoba Polres Purwakarta

“Curah hujan tinggi kali ini benar-benar menguji ketahanan kita. Saya berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi penguat semangat untuk bangkit kembali,” ujar Bupati Wahyu di sela penyaluran.

Senada dengan itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, menyebut aksi ini sebagai wujud nyata hadirnya lembaga zakat di tengah kesulitan rakyat. Menurutnya, bantuan bukan hanya soal pangan, tetapi juga tentang menjaga martabat dan harapan.

Baca juga :  Pembongkaran Pagar Oleh Satpol PP di Kampung Pulo Timaha Sesuai SOP

“Kami sangat prihatin, karena ini bukan kali pertama Mande dilanda banjir. Semoga warga yang terdampak segera pulih, dan bantuan ini menjadi bentuk kepedulian yang nyata antar sesama,” ungkap H. Tata dengan suara bergetar.

Lebih jauh, BAZNAS juga berkomitmen mengawal keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah bencana. Upaya ini dilakukan agar musibah tidak memutus rantai belajar generasi muda Kampung Cibolang yang sudah tertunda beberapa hari.

Baca juga :  Kompak Satgas Citarum Sektor 12 Bersihkan Sampah Di Sungai Bersama Warga

Senyum lega mulai muncul di wajah warga saat menerima bantuan. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian cepat dari pemerintah dan BAZNAS, sekaligus berharap kondisi segera pulih sehingga aktivitas sehari-hari bisa kembali berjalan normal.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Kesiapsiagaan dan gotong royong warga dinilai menjadi kunci utama menghadapi musim hujan tahun ini.

Baca juga :  PPNI Cianjur Usia 52 Tahun Sehat Bersama Perawat Jadi Komitmen Bersama untuk Layanan Humanis
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!