Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Hadiri Rakor DPN di Majalengka, Dandim 0617 Tegaskan Bandara Kertajati Aset Strategis untuk Pertahanan Negara dari Sisi Ekonomi

153
×

Hadiri Rakor DPN di Majalengka, Dandim 0617 Tegaskan Bandara Kertajati Aset Strategis untuk Pertahanan Negara dari Sisi Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Majalengka – Dewan Pertahanan Nasional (DPN) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bertajuk “Revitalisasi Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati Majalengka” di Krakatau Ballroom Hotel Smara, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, pada Selasa (7/4/2026).

Rakor ini bertujuan untuk memperkuat proyek strategis nasional di Provinsi Jawa Barat guna mendukung pertahanan negara, khususnya dari aspek ekonomi. Salah satu poin sentral yang dibahas adalah optimalisasi Bandara Kertajati sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan ketahanan nasional.

Baca juga :  Menciptakan Pemilu 2024 Yang Sejuk Dan Damai Polres Purwakarta Memberikan Edukasi Ke Masyarakat

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran penting, termasuk Deputi Bidang Geoekonomi DPN Yayat Ruhiat, Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Vivi Yulaswati, Bupati Majalengka yang diwakili Sekda Aeron Randi, serta unsur Forkopimda. Salah satu yang turut hadir adalah Komandan Distrik Militer (Dandim) 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu.

Baca juga :  DPC PDIP Kabupaten Bekasi Gelar Kegiatan Pendidikan Kader Pratama Angkatan II

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Aeron Randi, Bupati Majalengka menyampaikan kebanggaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPN yang telah memilih Majalengka sebagai lokasi rakor strategis ini.

“Lahirnya Bandara Internasional Kertajati memberikan dampak positif bagi Kabupaten Majalengka karena merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat baik dan strategis. Kami juga siap mendukung jika Bandara Kertajati menjadi bagian dari pertahanan Negara Indonesia,” ujar Sekda membacakan sambutan Bupati.

Baca juga :  Ketua Umum GAWARIS, Asep Suherman SH Angkat Bicara Terkait Penganiayaan Wartawan di Solok

Sementara itu, Deputi Bidang Geoekonomi DPN, Yayat Ruhiat, menegaskan bahwa DPN sebagai lembaga strategis yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI memandang Bandara Kertajati bukan sekadar infrastruktur transportasi.

“Kertajati adalah bagian dari program strategis nasional yang telah ditetapkan sejak 2020. Revitalisasi bandara ini bukan hanya agenda pembangunan daerah, tetapi juga upaya melanjutkan program strategis nasional agar manfaat investasinya dapat dirasakan maksimal, baik untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, maupun kesejahteraan masyarakat,” tegas Yayat.

Baca juga :  Siswa SMA di Padang Diduga Alami Depresi Berat hingga Dirawat di RSJ Akibat Perundungan 4 Teman Sekelas

Ia juga mengakui bahwa optimalisasi Bandara Kertajati masih menghadapi tantangan, seperti konektivitas transportasi, aksesibilitas, dan pengembangan rute. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, operator bandara, dan pelaku usaha menjadi kunci utama.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya revitalisasi Bandara Kertajati sebagai proyek strategis nasional. Menurutnya, kekuatan ekonomi daerah merupakan bagian tidak terpisahkan dari pertahanan negara secara menyeluruh.

Baca juga :  Polres Purwakarta Gencar Lakukan Razia Dan Penertiban Knalpot Brong

“Bandara Kertajati adalah aset vital. Dari sisi pertahanan, stabilitas ekonomi dan kelancaran logistik di wilayah ini sangat berpengaruh pada ketahanan nasional. Kami dari Kodim 0617 akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk mengamankan dan mendukung setiap program strategis yang dicanangkan pemerintah, termasuk optimalisasi Bandara Kertajati,” tegas Letkol Fahmi kepada awak media usai rapat.

Rakor yang juga dihadiri oleh Danlanud S. Sukani, Danlanal Cirebon, Kapolres Majalengka, serta sejumlah kepala dinas dan camat se-Kabupaten Majalengka ini menghasilkan sejumlah rekomendasi. Poin utama yang disepakati adalah perlunya rencana aksi bersama yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk mempercepat revitalisasi Bandara Kertajati, termasuk rencana menjadikannya sebagai pusat keberangkatan haji dan umroh serta integrasi dengan kawasan metropolitan Rebana.

Baca juga :  AOB Aliansi Ormas Bekasi Bagikan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Banjir di Pantai Bahagia
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!