Scroll untuk baca artikel
BeritaTNI POLRI

Sektor 6 Citarum Harum Gencarkan Edukasi Pengelolaan Sampah, Warga Sindangjaya Diingatkan Tak Buang Limbah ke Sungai

43
×

Sektor 6 Citarum Harum Gencarkan Edukasi Pengelolaan Sampah, Warga Sindangjaya Diingatkan Tak Buang Limbah ke Sungai

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – 10 September 2026 Upaya pemulihan Daerah Aliran Sungai Citarum terus digencarkan. Sektor 6 Citarum Harum bersama Sub 2 dan jajarannya menggelar sosialisasi masif tentang penanganan sampah dan limbah rumah tangga di Aula Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada hari ini.

Kegiatan tersebut mengusung tema Kolaborasi Untuk Pemulihan Dan Plestarian DAS Citarum. Pemilihan tema ini menegaskan bahwa permasalahan sungai tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan harus dikerjakan bersama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.

Baca juga :  Satgas Citarum Harum Sosialisasikan Penertiban KJA di Waduk Cirata, Tekankan Budidaya Legal dan Berkelanjutan

Sosialisasi ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur. Tampak hadir Camat Ciranjang Hendri Prasetyadhi, PLT Kepala Desa Sindangjaya, Danramil Ciranjang Kapten Arm. Yayan, perwakilan Polsek Ciranjang, para Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sindangjaya. Kehadiran unsur pimpinan wilayah menunjukkan keseriusan pemerintah kecamatan dalam mendukung program Citarum Harum.

Komandan Sektor 6 Citarum Harum, Kolonel Inf. Jhonson Mangasitua Sitorus, memimpin langsung kegiatan. Dalam arahannya ia menyampaikan bahwa sosialisasi kali ini difokuskan pada pendekatan yang lebih dekat dan humanis kepada masyarakat, khususnya terkait pengelolaan sampah dari rumah tangga dan aktivitas SPPG.

Salah satu materi utama yang disampaikan adalah cara menanggulangi sampah rumah tangga dengan memanfaatkan Loseda, tempat pengumpulan dan pemilahan sampah tingkat lingkungan. Kolonel Jhonson menekankan agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan ke sungai karena dampaknya langsung dirasakan oleh DAS Citarum.

Tegas dalam pesan, Kolonel Jhonson juga memberikan peringatan. Siapapun yang masih membuang sampah atau limbah ke sungai akan kami berikan sanksi, ujarnya di hadapan peserta. Pernyataan itu mendapat sambutan baik dari warga sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan aturan demi kebersihan sungai.

Sesi tanya jawab menjadi bagian yang menarik dalam kegiatan. Warga aktif bertanya bagaimana cara memberikan pemahaman kepada tetangga yang masih memiliki kebiasaan membuang sampah ke selokan dan sungai. Tim Sektor 6 menjawab dengan contoh praktik sederhana yang bisa dimulai dari lingkungan RT masing-masing.

Baca juga :  Cemburu Berujung Maut, Pria di Cianjur Diduga Bunuh Istri Siri dan Kubur Jasad di Mess Peternakan

Tidak hanya soal sampah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi lain dari perangkat desa. Perangkat Desa Sindangjaya memaparkan terkait pelaksanaan Pilkades Digital kepada masyarakat. Hal ini bertujuan agar warga memahami proses, manfaat, dan keamanan sistem pemilihan kepala desa berbasis digital yang akan diterapkan.

Perwakilan Korwil SPPG, Sita Soraya, turut memberikan penjelasan terkait program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Ia menyampaikan pesan penting kepada para pengelola dapur dan penerima manfaat agar lebih teliti dalam menjaga keamanan pangan.

Kami sudah diarahkan bahwa setiap Kepala Dapur wajib mencantumkan label batas waktu konsumsi di setiap ompreng, jelas Sita Soraya. Ia juga mengimbau penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui, untuk selalu mengecek label tersebut sebelum mengonsumsi makanan.

Lebih lanjut ia mengingatkan, apabila makanan sudah melewati batas waktu konsumsi yang tertera pada label, demi menjaga keamanan dan kualitas, sebaiknya tidak dikonsumsi. Langkah sederhana ini diharapkan dapat meminimalisir risiko keracunan dan menjaga kesehatan penerima manfaat MBG.

Di akhir kegiatan, Kolonel Jhonson Mangasitua Sitorus mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga semangat kolaborasi. Menurutnya, pemulihan DAS Citarum bukan hanya tugas TNI, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan edukasi yang terus dilakukan dan kesadaran masyarakat yang meningkat, diharapkan Citarum bisa kembali bersih dan lestari untuk generasi mendatang.

Baca juga :  Baznas Cianjur Targetkan Zakat, Infak dan Sedekah Optimalisasi Zakat Pertanian di 2026
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!