Dpnews Indonesia || Cianjur – Ratusan guru PAUD non formal yang ada di Kecamatan Cianjur menggelar aksi damai do’a bersama di lapangan Athohiriah, Kamis (10/7/2025) untuk menyuarakan aspirasi terkait ketimpangan status dan kesejahteraan dengan guru PAUD formal.
Hal itu disampaikan Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Cianjur Leny Mulyani Yusac kepada awak media di Lapang Athohiriah, usai acara.
Leni mengungkapkan bahwa acara ini digelar bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan gerakan bersama dari Himpaudi Pusat hingga ke seluruh daerah sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap nasib para pendidik anak usia dini yang luar biasa perannya dalam membentuk generasi bangsa.
“Perjuangan ini bentuk ikhtiar jalur langit dalam memperjuangkan kesetaraan dan keadilan bagi Guru PAUD non formal semoga semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus tumbuh, dan perjuangan kita membuahkan hasil yang diridhai Allah SWT,” tuturnya.
“Saya ucapkan terimakasih kepada semua elemen yang sudah mendukung dan mendorong nasib kami, setiap langkah perjuangan Himpaudi sangat berarti, karena perjuangan ini adalah milik bersama, bukan satu-dua pihak saja,” pungkas Leni.
Sayangnya, aksi damai dan doa bersama ini tidak dihadiri oleh Bunda PAUD dari Desa dan hanya sebagian itupun diwakilkan. Padahal, kehadiran serta dukungan mereka sangat dinantikan sebagai figur yang semestinya menjadi penggerak dan pelindung guru.











