Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Jakarta Darurat Begal, 413 Kasus Terjadi Sepanjang Mei

222
×

Jakarta Darurat Begal, 413 Kasus Terjadi Sepanjang Mei

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Aksi begal di wilayah DKI Jakarta mengalami lonjakan signifikan sepanjang Mei 2026. Kepolisian mencatat sedikitnya 413 kasus begal yang dilaporkan masyarakat selama bulan tersebut, memicu kekhawatiran publik dan dinyatakan sebagai situasi darurat.

Kasus-kasus tersebut mayoritas terjadi di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat, dengan modus merampas barang berharga seperti ponsel, sepeda motor, dan tas korban yang tengah melintas di jalan raya, terutama pada malam hingga dini hari. Beberapa insiden disertai kekerasan fisik terhadap korban.

Baca juga :  KDM Fasilitasi Siswi SMKN 2 Garut ke Salon Pasca Pemotongan Rambut Paksa oleh Guru BK

Menanggapi situasi tersebut, Polres Metro Jakarta mengumumkan pembentukan tim khusus “Pemburu Begal”. Tim ini akan beroperasi secara mobile dengan sasaran patroli di titik-titik rawan dan pengejaran pelaku secara intensif.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku begal. Tim ini dibentuk untuk melakukan tindakan tegas dan preventif sekaligus,” ujar Kabid Humas Polres Metro Jakarta dalam keterangan resminya.

Baca juga :  Ali Rido Ketua KPUD Kabupaten Bekasi: Pastikan Penetapan BaPaslon Sesuai Jadwal dan Regulasi

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari perjalanan sendirian di lokasi rawan pada malam hari, serta segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan. Polisi menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus dan mengevaluasi efektivitas tim pemburu begal dalam menekan angka kejahatan jalanan di ibu kota.

Baca juga :  Tim Gabungan TNI-Polri dan Instasi Cios PLBN Skouw, Berhasil Gagalkan Transaksi 313 Gram Ganja di Perbatasan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!