Dpnews Indonesia || Kabar gembira datang dari pelosok Kabupaten Cianjur. Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang membentang di atas Sungai Cidamar, Dusun Ciawitali, Desa Mekarsari, Kecamatan Naringgul, akhirnya dinyatakan rampung 100 persen.
Proyek yang menjadi dambaan warga ini berhasil diselesaikan berkat sinergi kuat antara TNI dan masyarakat setempat. Wujud kemanunggalan TNI dan rakyat ini terlihat jelas dalam proses pengerjaan jembatan.
Lettu Inf Anto, Danramil Cidaun, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, hari ini kami laporkan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Sungai Cidamar sudah mencapai progres 100 persen,” ujar Lettu Inf Anto.
Sebanyak 10 personel TNI turun penuh untuk mendampingi warga dalam proses pembangunan jembatan. Meskipun sempat ada kendala teknis dan koordinasi di awal, namun berkat semangat gotong royong, jembatan ini kini berdiri kokoh dan siap digunakan.
Kepala Desa Mekarsari, Bapak Soleh, menyatakan bahwa jembatan ini adalah jawaban atas kesulitan akses yang selama ini dialami warganya, khususnya di Kampung Ciawitali.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang terlibat,” kata Bapak Soleh.
Apresiasi juga disampaikan kepada warga sekitar yang turut membantu proses pembangunan. Asep Jober, salah satu warga yang aktif di lapangan, mengaku terharu melihat jembatan tersebut akhirnya menyambungkan dua sisi sungai.
“Selama ini kami hanya bisa memimpikan jembatan yang layak. Sekarang impian itu jadi nyata,” ungkap Asep Jober dengan penuh syukur. Dengan selesainya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga tidak lagi terhambat oleh kondisi alam.
Jembatan Gantung Garuda ini membentang di atas Sungai Cidamar, Dusun Ciawitali, Desa Mekarsari, Kec. Naringgul, Cianjur. Progres akhir pembangunan jembatan ini telah mencapai 100 persen.
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan taraf hidup masyarakat di wilayah perbatasan Cianjur tersebut dapat meningkat. Warga kini dapat melakukan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial dengan lebih lancar.











