Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Jembatan Merah Terputus Diakibatkan Intensitas Hujan Deras Mengguyur Kawasan di Cianjur

274
×

Jembatan Merah Terputus Diakibatkan Intensitas Hujan Deras Mengguyur Kawasan di Cianjur

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Akibat intensitas hujan deras yang mengguyur sejumlah kawasan di Kabupaten Cianjur pada Selasa (11/11/2025) sore, berujung pada musibah putusnya Jembatan Merah di Kampung Pagermaneuh, Desa Pagermaneuh, Kecamatan Tanggeung. Jembatan yang menghubungkan tiga Desa tersebut rusak parah dan hanyut terbawa arus deras Sungai Cibuni.

Menurut keterangan Dodi Agusti Romdon, Kepala Desa Pagermaneuh, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Curah hujan yang sangat tinggi memicu banjir bandang yang tidak hanya meluluhlantakkan jembatan, tetapi juga merendam areal persawahan seluas kurang lebih 50 hektare yang baru saja ditanami padi.

Baca juga :  Sampah di Anak Sungai Cikundul Kembali Dibersihkan Satgas Citarum Harum Sektor 12

“Akibat hujan deras, arus Sungai Cibuni meluap dan menghantam pondasi jembatan hingga putus dan hanyut. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Dodi Kepada wartawan Rabu 12 November 2025

Musibah ini langsung memutus akses vital penghubung utama bagi tiga desa, yaitu Desa Pagermaneuh, Desa Karang Tengah, dan Desa Rawagede. Jembatan gantung dengan panjang kurang lebih 95 meter dan lebar 1,2 meter itu merupakan urat nadi mobilitas warga.

Baca juga :  Sekdes Gebang Jaya Akhirnya Angkat Bicara Perihal Postingan di Media Sosial

Dampak kerusakan langsung terasa oleh berbagai kalangan, termasuk pelajar. Akibatnya aktivitas belajar mengajar untuk siswa SMP dan SMK di wilayah tersebut terpaksa diliburkan sementara akibat terputusnya akses.

“Aksesnya putus total. Jika menggunakan jalur alternatif, perjalanan yang biasanya hanya 10 menit bisa memakan waktu hingga satu jam dengan sepeda motor. Kami sangat berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti dan memperbaiki jembatan ini,” harap Dodi.

Baca juga :  Dandim 0617/Majalengka Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dan Pemusnahan Ribuan Botol Miras di Polres Majalengka

Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian bersama dengan aparat desa dan kecamatan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur. Langkah tanggap darurat telah dijalankan, termasuk meninjau langsung lokasi kerusakan dan menyiapkan opsi jalur alternatif sementara untuk meringankan beban warga.

Pemulihan akses transportasi dan penanganan dampak banjir diprediksi akan menjadi pekerjaan utama pemerintah setempat dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga :  Diduga ODGJ, Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengapung di Danau Cirata Jangari Cianjur
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!