Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Kunjungan Menhub ke Keluarga Korban Kecelakaan KA KRL Bekasi Timur di Desa Tanjungbaru

112
×

Kunjungan Menhub ke Keluarga Korban Kecelakaan KA KRL Bekasi Timur di Desa Tanjungbaru

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Bekasi – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan kunjungan langsung ke rumah duka korban kecelakaan kereta api di Desa Tanjungbaru, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2026). Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keluarga korban pasca-insiden tragis di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam kunjungannya, Menhub Dudy menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah seorang korban, termasuk guru bernama Nurlela yang jenazahnya telah dibawa ke rumah duka di Lemah Abang RT 02/03, Desa Tanjungbaru. Ia bertemu langsung dengan keluarga korban, mendengarkan keluh kesah mereka, serta memastikan bantuan dan penanganan hak-hak korban berjalan optimal.

Baca juga :  Asosiasi Pedagang Pasar Induk Cianjur Minta Tertibkan Pasar Bayangan

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Pemerintah berkomitmen memberikan perhatian penuh kepada keluarga korban, termasuk dukungan psikososial dan bantuan yang diperlukan,” ujar Dudy Purwagandhi saat berada di lokasi rumah duka.

Kunjungan Menhub ini menyusul insiden kecelakaan yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam, di mana KRL Commuter Line tertabrak atau terlibat insiden dengan kendaraan di perlintasan sebidang, yang kemudian memicu dampak lebih luas.

Baca juga :  Peringati Hari Lahir Komite Pencegahan Korupsi Jabar: Perkuat Gerakan Antikorupsi di Masyarakat

Proses evakuasi korban dilakukan secara cepat oleh tim gabungan, dan pemerintah telah memulai investigasi menyeluruh oleh KNKT untuk menentukan penyebab pasti kejadian.

Sebelumnya, pada Selasa (28/4/2026), Presiden Prabowo Subianto bersama Menhub Dudy juga menjenguk korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi guna memastikan penanganan medis berjalan baik. Dudy menekankan bahwa insiden ini menjadi pelajaran penting bagi peningkatan keselamatan perkeretaapian di Indonesia, termasuk evaluasi terhadap perlintasan sebidang dan operasional angkutan umum.

Baca juga :  Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur, Dua Orang Dilaporkan Meninggal

Pihak Kementerian Perhubungan bersama PT KAI terus berkoordinasi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Keluarga korban di Desa Tanjungbaru menyambut kunjungan tersebut dengan harapan agar keselamatan transportasi massal semakin diperketat ke depannya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemakaman dan pendampingan keluarga korban masih berlangsung di wilayah tersebut. Pemerintah daerah Kabupaten Bekasi juga menyatakan siap menanggung biaya pengobatan korban luka.

Baca juga :  Gubernur Dedi Mulyadi Kunjungi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!