Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Kelompok 7 Bersihkan Jalan Desa Mulyasari dari Tumpukan Sampah Liar

274
×

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Kelompok 7 Bersihkan Jalan Desa Mulyasari dari Tumpukan Sampah Liar

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata IAI Al-Azhary di Desa Mulyasari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, membawa semangat baru bagi warga. Sejak awal penempatan, para mahasiswa langsung menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan. Salah satu aksi perdana mereka adalah membersihkan sampah yang dibuang sembarangan di sepanjang jalan desa.

Kegiatan ini dilakukan oleh Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Kelompok 7. Dengan membawa peralatan kebersihan, mereka menyisir titik-titik yang selama ini menjadi lokasi pembuangan liar. Fokus pembersihan berada di ruas jalan utama desa yang kerap dipenuhi plastik, sisa makanan, dan sampah rumah tangga lainnya.

Baca juga :  Manchester City 4-0 Liverpool: Haaland Cetak Hat-trick, City Lolos ke Semifinal FA Cup

Sebelum aksi dimulai, tim terlebih dahulu melakukan pemetaan dan koordinasi dengan perangkat desa. Kondisi di lapangan cukup memprihatinkan. Tumpukan sampah menumpuk di bahu jalan dan selokan, menimbulkan bau tidak sedap serta berpotensi menjadi sarang penyakit, terutama saat musim hujan tiba.

Tidak hanya mengangkut, para mahasiswa juga melakukan pemilahan sampah. Sampah organik dan anorganik dipisahkan terlebih dahulu sebelum diangkut menggunakan kendaraan yang disediakan pihak desa. Setelah dipilah, seluruh sampah kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir desa agar penanganannya lebih tertata.

Herliyanto, Ketua Kelompok 7 KKN IAI Al-Azhary, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa kepada masyarakat. Langkah ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan. Kami ingin hadir bukan hanya untuk belajar, tapi juga memberi manfaat langsung yang bisa dirasakan warga, ujarnya.

Bagi para mahasiswa, menjaga kebersihan bukan sekadar soal estetika. Lingkungan yang bersih dinilai penting untuk menciptakan desa yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga. Dengan jalan yang bebas sampah, aktivitas warga sehari-hari diharapkan bisa berjalan lebih lancar dan aman.

Baca juga :  Mahasiswa KKN UIN Bandung Pasang Dua PJU Tenaga Surya, Terangi Jalur Penghubung Antar Kampung di Cianjur

Selain aksi bersih-bersih, tim KKN juga mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Melalui obrolan santai, mereka mendorong kesadaran kolektif agar kebiasaan membuang sampah pada tempatnya bisa menjadi budaya di Desa Mulyasari.

Aksi ini mendapat sambutan positif dari warga. Sejumlah ibu-ibu dan pemuda setempat turut membantu mengarahkan serta menyediakan air minum bagi para mahasiswa. Warga berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara berkala, tidak hanya saat ada mahasiswa KKN.

Kehadiran mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Kelompok 7 diharapkan menjadi awal dari gerakan kebersihan yang berkelanjutan di Desa Mulyasari. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat, lingkungan yang bersih, sehat, dan indah bukan lagi sekadar harapan, melainkan bisa diwujudkan bersama.

Baca juga :  Kapolres Purwakarta Ikuti Sosialisasi Pemahaman Penggunaan Media Sosial Yang Digelar Polda Jawa Barat
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!