Dpnews Indonesia || Jakarta – Hasil tes kemampuan akademik siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengalami penurunan signifikan pada periode terkini. Data terbaru menunjukkan rata-rata nilai mata pelajaran Matematika berada di angka 40, sementara Bahasa Indonesia tercatat 60.
Penurunan tersebut menjadi sorotan karena berada jauh di bawah standar ideal kompetensi dasar. Menurut informasi yang beredar, hasil ini mencerminkan tantangan pembelajaran yang masih dihadapi siswa pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama pasca-pemulihan sistem pendidikan.
Hingga saat ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) belum merilis penjelasan resmi mengenai faktor utama penurunan nilai tersebut. Beberapa pakar pendidikan menduga penyebabnya meliputi dampak jangka panjang pembelajaran daring di masa lalu, kesenjangan akses pendidikan, hingga metode pengajaran yang perlu dievaluasi.
Hasil tes ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan satuan pendidikan untuk segera merancang intervensi yang tepat, terutama penguatan kompetensi dasar Matematika dan Bahasa Indonesia sebagai fondasi kemampuan belajar siswa.











