Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Oknum Guru Ngaji Di Kecamatan Mande Diduga Lakukan Perundungan Kepada Anak Dibawah Umur

902
×

Oknum Guru Ngaji Di Kecamatan Mande Diduga Lakukan Perundungan Kepada Anak Dibawah Umur

Sebarkan artikel ini

Anak yang mendapatkan penghinaan urung untuk mengaji kembali ketempat tersebut karena diduga trauma.

Dpnews Indonesia || Cianjur – Seorang Oknum Guru Ngaji diduga melakukan perundungan dengan merendahkan anak di bawah umur secara lisan di depan teman temannya di tempat mengaji di daerah Kecamatan Mande.

Perundungan Verbal guru terhadap anak dibawah umur ini diketahui akhir akhir ini saat anak yang mendapatkan penghinaan urung untuk mengaji kembali ketempat tersebut karena diduga trauma.

Baca juga :  Hanipah Kerap Mendapat Kekerasan dan Intimidasi dari Agency Pekerja Migran di Oman

Menurut informasi yang diperoleh dari ibu korban, anaknya tersebut sering nangis setiap pulang mengaji.

“Sering dimarahi saat mengaji dengan alasan sudah gede tidak bisa ngaji, perkataan itu kerap dilontarkan dengan nada keras di depan teman temannya,” katanya, Minggu, (11/8/24).

Ibu korban menyampaikan bahwa anaknya dimarahi sang guru ngaji didepan teman temannya sehingga anak tersebut malu dan urung untuk kembali mengaji.

Baca juga :  HUT Persit ke 78, Kodim 619/PWK Menggelar Baksos Donor Darah

“Anak saya dimarahi bukan sekali tetapi setiap mengaji dan pulangnya selalu menangis,” terangnya.

“Padahal. Anak saya sudah bisa mengaji perlahan, asal cara mengajarnya tidak keras karena oleh ayahnya ketika ada di rumah suka diajari ngaji,” jelasnya.

Yang paling mirisnya, sambungnya, anak saya setiap ngaji dimarahi didepan anak anak yang lain sehingga membuat shock.

Baca juga :  Alfamart dan Zwitsal Perluas Jangkauan Program Sahabat Posyandu di 34 Kota Sepanjang September 2025

Sekarang anak saya sudah pindah ketempat pengajian lain karena takut jika terus terusan mengaji di sana.

“Bukan sekali dua kali anak saya dibuat menangis, jadi saya sangat kecewa dan sakit hati,” tuturnya.

Sementara oknum guru ngaji berinisial HN saat hendak akan dikonfirmasi sudah meninggalkan tempat di mana dirinya mengajar mengaji.

Baca juga :  Melalui Binrohtal, Upaya Polres Purwakarta Tingkatkan Keimanan Anggota Beragama IsIam
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!