Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan KriminalNasional

Pembawa Senpi dan Bendera GAM Diamankan Saat Aksi di Lhokseumawe Dibubarkan TNI

227
×

Pembawa Senpi dan Bendera GAM Diamankan Saat Aksi di Lhokseumawe Dibubarkan TNI

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Lhokseumawe – Prajurit TNI Angkatan Darat dari Korem 011/Lilawangsa membubarkan aksi sekelompok masyarakat yang mengibarkan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di jalur nasional lintas Banda Aceh–Medan, Kamis (25/12/2025).

Dalam proses pembubaran tersebut, aparat mengamankan seorang pria yang kedapatan membawa senjata api jenis pistol beserta senjata tajam rencong.

Baca juga :  Buntut Pekerja Tewas Keracunan, PT MPS Tawarkan Kertas Kesepakatan

Aksi yang berlangsung di Simpang Kandang, Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas jalan utama yang padat.

Kelompok massa mengibarkan bendera serta kain umbul-umbul menyerupai simbol GAM sambil meneriakkan yel-yel, sehingga menimbulkan ketegangan di lokasi.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, memimpin langsung upaya pembubaran secara persuasif.

Baca juga :  Cegah Banjir, Koramil 1905 Jatiluhur Bersama Warga Lakukan Karya Bhakti Di Desa Jatimekar

Aparat terlebih dahulu melakukan pendekatan dan himbauan agar massa menghentikan aksi serta menyerahkan atribut yang dibawa.

Setelah negosiasi, massa akhirnya menyerahkan secara sukarela spanduk dan bendera tersebut, lalu membubarkan diri tanpa kekerasan.

“Saat TNI membubarkan kelompok pembawa bendera GAM yang melakukan aksi di tengah jalan, seorang pria bawa senjata api pistol dan rencong diamankan,” kata Kolonel Inf Ali Imran di Lhokseumawe.

Baca juga :  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selenggarakan Pendidikan Anti Korupsi

Pria tersebut sempat berusaha melarikan diri saat aparat mendekat, namun berhasil ditahan berkat kesigapan prajurit TNI dan bantuan warga setempat.

Saat diperiksa tas yang dibawanya, ditemukan satu pucuk senjata api jenis pistol (dalam beberapa sumber disebut Colt M1911 lengkap dengan munisi dan magazen) serta rencong.

Barang bukti dan pelaku selanjutnya diserahkan ke Polres Lhokseumawe untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca juga :  Yayasan doctor SHARE Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis Paska Banjir Desa Cipayung

Pembubaran aksi ini dilakukan TNI dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan mendapat dukungan masyarakat sekitar.

Situasi di lokasi dilaporkan kembali kondusif pasca kejadian. Aparat menegaskan langkah ini sesuai aturan hukum untuk menjaga ketertiban umum dan kedaulatan NKRI.

Hingga Jumat (26/12/2025) pagi, belum ada keterangan resmi lanjutan terkait identitas pelaku maupun status penahanannya di kepolisian.

Baca juga :  Ganjar Pranowo Buka Debat Capres 2024 Di Istora
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!