Scroll untuk baca artikel
BeritaKesehatan

Pentingnya Menjaga Stamina Saat Mudik Lebaran 2026

258
×

Pentingnya Menjaga Stamina Saat Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, jutaan masyarakat Indonesia bersiap melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik tahun ini diperkirakan terjadi pada 18-19 Maret 2026, dengan volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek mencapai puluhan ribu unit per hari.

Perjalanan mudik yang sering memakan waktu berjam-jam hingga berhari-hari, ditambah kondisi puasa Ramadhan dan cuaca panas ekstrem (mencapai 37 derajat Celsius di beberapa wilayah), membuat menjaga stamina tubuh menjadi hal krusial. Para ahli kesehatan menekankan bahwa stamina yang prima tidak hanya mencegah kelelahan, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat penurunan konsentrasi serta gangguan kesehatan seperti dehidrasi, pusing, dan lemas.

Baca juga :  AKBP Lilik Ardiansyah Ikuti Upacara Kesaktian Pancasila Di Pemkab Purwakarta

Dokter spesialis penyakit dalam menyatakan bahwa kekurangan cairan atau energi selama perjalanan panjang dapat menimbulkan gejala serius, terutama bagi pengemudi. Kondisi tubuh yang drop juga berpotensi mengganggu kenyamanan saat tiba di kampung halaman dan merayakan Lebaran.

Berbagai sumber kesehatan merekomendasikan beberapa langkah sederhana untuk menjaga stamina selama mudik:

Baca juga :  Kontingen Polda Babel Raih Dua Medali Emas di Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026
  • Jangan lewatkan sahur meski berangkat pagi, karena sahur memberikan energi awal untuk menjalani puasa dan perjalanan.
  • Perbanyak minum air putih saat berbuka dan sahur untuk mencegah dehidrasi, terutama di tengah cuaca panas.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang, seperti sayur, buah, dan protein, serta hindari makanan berlemak berat atau pedas yang bisa membebani pencernaan.
  • Istirahat cukup sebelum dan selama perjalanan, termasuk tidur minimal 7-8 jam serta berhenti setiap 2-4 jam untuk peregangan ringan.
  • Bawa bekal sehat seperti buah dan camilan bergizi untuk menjaga kadar energi tetap stabil.
  • Pilih waktu perjalanan yang lebih nyaman, seperti sore atau malam hari, guna mengurangi paparan panas matahari.

Dengan persiapan fisik yang matang, pemudik diharapkan dapat menjalani perjalanan dengan aman, nyaman, dan tiba di tujuan dalam kondisi prima. Kesehatan tetap menjadi prioritas utama agar momentum silaturahmi Lebaran dapat dinikmati sepenuhnya.

Selamat mudik, semoga selamat sampai tujuan.

Baca juga :  Satpol PP Bersama Unsur TNI-Polri Bekasi Beri Imbauan Pada PKL Disepanjang Jln Martadinata dan Jln Kapten Sumantri
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!