Dpnews Indonesia || Purwakarta – Penyerahan Donasi untuk korban bencana alam longsor Gunung Anaga. Yang ada di kampung Paratag Desa Cisarua Kecamatan Tegalwaru Purwakarta. Yang diberikan secara langsung oleh Para Calon Anggota Legislatif Dapil 2,3,4,5 dan 6 secara bersamaan dari Partai Persatuan Pembangunan kabupaten Purwakarta yang di Prakarsai oleh Saudari Jeni Wijayanti.
Acara tersebut terbilang sukses karena warga yang terdampak sangatlah antusias, menyambut kedatangan mereka. Donasi berupaya paket sembako dan juga dor prize untuk anak-anak, juga buat para lansia.
Acara juga di warnai dengan menghadirkan sepasang Badut untuk menghibur para anak-anak, yang seakan trauma dengan kejadian tanah longsor yang menimpa rumah mereka. Sejenak seakan hilang karena keriangan dan kelucuan kedua badut tersebut.
Jeni Wijayanti menyampaikan dalam pidatonya, “agar orang tua dan anak-anak di sana diberikan ketabahan, kesabaran dan juga kekuatan, dari ujian yang mereka rasakan. Dengan sedikit berlinang air mata seakan merasakan duka yang mendalam yang mereka rasakan.” Tuturnya.
Jeni lebih lanjut menyampaikan. “Mudah-mudahan tidak ada lagi bencana serupa yang menimpa warga, agar mereka tidak lagi was-was untuk menjalani hari-harinya untuk hidup di dekat Gunung Anaga tersebut.” Ungkap Jeni.
Semoga dengan adanya donasi dari semua pihak, sedikit banyaknya mampu mengobati dan melupakan kejadian yang menakutkan. Ya walaupun alam terkadang tak mampu diprediksi, tapi setidaknya kita semua mendapat pelajaran yang telah dialami oleh saudara-saudara kita seperti di kampung Paratag dan kampung Pamalayan desa Cisarua dan juga desa Sukamulya Tegalwaru.
Terakhir Jeni menyampaikan. “Jagalah alam ini, selayaknya kita menjaga keluarga di dalam rumah. Agar terjalin saling sayang menyayangi dan tak ada asap ketika tak ada api, ini merupakan teguran buat kita bersama. Tanggal 24 Januari 2024 merupakan moment yang tak terlupakan buat saya, karena mampu bersentuhan langsung dengan para korban bencana tanah longsor terutama dengan anak-anak.” Lanjut Jeni yang tak terbendung lagi air matanya deras membanjiri pipinya.
Terimakasih anak anakku semua,kalian telah mengajarkan kekuatan buat kami semua. Setelah mengucapkan salam perpisahan buat mereka, rombongan pun meninggalkan Posko bencana yang ada di kantor balai desa Cisarua.











