Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Pilot AS Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Papua Pegunungan, Jenazah Dievakuasi TNI

43
×

Pilot AS Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Papua Pegunungan, Jenazah Dievakuasi TNI

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Yahukimo, Papua Pegunungan – Seorang pilot berkebangsaan Amerika Serikat tewas setelah ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau separatis TPNPB di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026). Pemerintah Indonesia melalui TNI telah mengevakuasi jenazah korban.

Korban diidentifikasi sebagai Nicholas F. Goselin (29), pilot pesawat Pilatus PC-6 milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan nomor registrasi PK-RCY. Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Wamena dan mendarat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, saat diserang. Kelompok tersebut juga membakar pesawat setelah insiden.

Baca juga :  MK Perkuat Jaminan Afirmasi Perempuan: Partai Politik Wajib Penuhi Kuota 30% Caleg atau Hadapi Sanksi

Menurut juru bicara West Papua National Liberation Army (TPNPB), Sebby Sambom, serangan itu merupakan “pesan” kepada pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat terkait konflik di Papua. Kelompok ini mengklaim pesawat melanggar larangan penerbangan di wilayah operasi mereka dan dicurigai mengangkut pasukan. Klaim tersebut dibantah oleh pihak militer Indonesia dan maskapai. Ketujuh penumpang asli Papua dilaporkan selamat.

TNI mengerahkan puluhan personel dan helikopter untuk mengevakuasi jenazah dari lokasi terpencil. Jenazah akan dibawa ke Jakarta untuk diserahkan kepada Kedutaan Besar AS dan keluarga korban. Pemeriksaan awal menunjukkan korban tewas akibat luka tembak.

Kedutaan Besar AS di Jakarta belum memberikan komentar resmi hingga berita ini ditulis. Insiden ini menambah ketegangan di wilayah Papua yang telah lama mengalami konflik separatis. Pihak berwenang terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Baca juga :  P3KI Desak Bupati Madina Copot Kades Tegal Sari, Audit Pengelola Dana Desa TA 2023
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!