Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Prabowo Sentil Elite yang Takut Dolar Naik: “Bangsa yang Elite-nya Takut”

58
×

Prabowo Sentil Elite yang Takut Dolar Naik: “Bangsa yang Elite-nya Takut”

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyentil kelompok elite nasional yang dinilainya terlalu paranoid menghadapi kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dalam pidatonya saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, Prabowo mengkritik sikap ketakutan berlebih terhadap fluktuasi kurs dolar dan kekhawatiran stok bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga :  Tim Reformasi Polri Serahkan Laporan Akhir dan Rekomendasi ke Presiden Prabowo

“Bangsa yang takut, bangsa yang elite-nya takut,” ujar Prabowo, seraya menekankan bahwa mentalitas demikian berpotensi melemahkan ketahanan bangsa.

Presiden menyoroti perlunya perubahan sistemik untuk menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap impor dan fluktuasi mata uang asing. Pernyataan ini disampaikan di tengah pelemahan rupiah yang beberapa waktu lalu sempat menyentuh level di atas Rp 17.000 per dolar AS.

Artikel ini disusun berdasarkan pidato resmi Presiden Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026. Pemerintah belum merilis respons resmi lebih lanjut terhadap kritik yang mungkin muncul dari pernyataan tersebut.

Baca juga :  Jaringan Intelektual Muda (JIM) Temukan Dugaan Dana Siluman DPRD Cianjur
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!