Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Presiden Prabowo Subianto: Dibalik Bergabungnya Indonesia ke Dewan Perdamaian

115
×

Presiden Prabowo Subianto: Dibalik Bergabungnya Indonesia ke Dewan Perdamaian

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Presiden Prabowo Subianto secara resmi membawa Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian, sebuah inisiatif internasional yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mendukung perdamaian dan stabilisasi di wilayah Gaza serta Palestina.

Keputusan tersebut ditandai dengan penandatanganan Piagam Board of Peace oleh Presiden Prabowo pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss, disaksikan langsung oleh Presiden Trump.

Baca juga :  Relawan Tegak Lurus 08 Diterima Di Rumah Bersama Relawan 02

Indonesia menjadi salah satu anggota awal bersama tujuh negara mayoritas Muslim lainnya, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Turki, Pakistan, Qatar, dan Mesir.Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian diambil setelah pertimbangan matang.

Tujuan utama adalah memperkuat upaya mencapai kemerdekaan Palestina secara penuh serta mengurangi penderitaan rakyat Gaza melalui stabilisasi dan rehabilitasi wilayah tersebut.

Sebagai bentuk komitmen konkret, Indonesia menyatakan kesiapan mengirimkan ribuan personel TNI untuk bergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) di Gaza. Indonesia bahkan mendapat posisi wakil komandan dalam pasukan tersebut.

Baca juga :  Bayi Laki-laki Ditemukan Terbungkus Karung di Sawah Cilaku, Polisi Selidiki Kasus Pembuangan

Pertemuan perdana Dewan Perdamaian digelar pada Februari 2026 di Washington DC, di mana Presiden Prabowo menyatakan dukungan penuh terhadap kerangka kerja perdamaian yang diusung forum tersebut, sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia dalam menjaga implementasi solusi dua negara.

Langkah ini menandai partisipasi aktif Indonesia di panggung diplomasi global terkait isu Palestina, sejalan dengan komitmen konstitusional untuk mendukung perdamaian dunia dan kemerdekaan bangsa-bangsa.

Baca juga :  Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Target 500 Unit hingga 2029
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!