Dpnews Indonesia || Cianjur – Di balik langkah tenangnya sebagai abdi negara, tersimpan semangat besar seorang perempuan bernama Utari Doriomas, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan lolos ke babak final PNS berprestasi inovatif, inspiratif dan the future leader Provinsi Jawa Barat tahun 2025.
Hebatnya, Utari Doriomas yang kini menjabat sebagai Kepala Puskesmas Sukanagalih, Kecamatan Pacet, berhasil melaju hingga ke tahap final setelah menyingkirkan ratusan peserta lainnya. Dari 264 peserta, kini tersisa enam kandidat terbaik yang akan bersaing pada tahap keempat, yakni adu gagasan atau debat, untuk menentukan juara 1, 2, dan 3.
“Alhamdulillah, saya merasa bangga dan terharu karena dapat mewakili Kabupaten Cianjur. Saya berharap bisa membuktikan bahwa selain menjadi pelayan masyarakat, seorang PNS juga dapat berprestasi,” ujar Utari Doriomas, kepada awak media, Senin (20/10/2025).
Ia menambahkan, tahap keempat atau adu gagasan akan dilaksanakan pada 29 Oktober 2025 di BKD Provinsi Jawa Barat, Jalan Ternate, Bandung, yang akan menentukan tiga besar terbaik dalam ajang PNS inovatif, inspiratif dan the future leader Provinsi Jawa Barat tahun 2025.
Utari menyebutkan bahwa keberhasilan dirinya menjadi Finalis atau kandidat PNS berprestasi tidak lepas dari peran semua pihak serta doa dan dukungan dari Masyarakat.
Utari juga menuturkan jika dirinya kini tengah mempersiapkan diri dengan banyak membaca referensi materi mengenai Jawa Barat dan permasalahannya mengingat Pendekar Pintar yang digagas juga telah banyak membawa dampak positif bagi masyarakat di wilayah kerjanya.
Lebih lanjut, Utari mengungkapkan bahwa persiapan yang dilakukan menjelang tahap final lebih difokuskan pada kesiapan mental.
“Persiapannya lebih ke mental juga, karena yang saya hadapi nanti adalah para pejabat eselon yang lebih tinggi dari saya, baik secara jabatan maupun pangkat — ada Kepala Dinas dan juga Kepala Bidang. Semoga saya bisa tetap konsisten dan berkomitmen memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Cianjur, karena saya menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Cianjur yang maju sampai ke tahap empat ini,” ucapnya.
Utari juga mengaku terharu karena mendapat banyak dukungan dan doa dari berbagai pihak. Meski menjadi satu-satunya kandidat asal Kabupaten Cianjur yang berhasil melaju hingga tahap keempat, perjalanan yang dilalui tidaklah mudah.
“Banyak yang memberikan doa dan dukungan. Walaupun saya satu-satunya kandidat dari Kabupaten Cianjur yang sampai ke tahap empat finalis ini, perjalanannya penuh liku. Saya harus kembali belajar lagi, belajar, dan terus belajar. Melalui ajang ini, saya ingin menjadi role model atau contoh yang baik, baik bagi staf saya maupun bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui ajang ini dirinya ingin membuktikan bahwa PNS tidak hanya berperan sebagai pelayan masyarakat, tetapi juga dapat berprestasi dan menginspirasi.
“Semoga tahun depan Kabupaten Cianjur dapat mengirimkan lebih banyak kandidat untuk ikut seleksi ini, sehingga semakin banyak pengalaman dan pembelajaran yang dirasakan oleh para PNS di Kabupaten Cianjur,” pungkasnya.











