Dpnews Indonesia || Langkat – Sebuah video amatir yang merekam keributan di SPBU Stabor, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menjadi viral di media sosial sejak Minggu (15 Maret 2026). Insiden melibatkan dugaan body shaming oleh oknum petugas dan security terhadap seorang pelanggan wanita, yang kemudian berujung adu mulut hingga dugaan penganiayaan fisik.
Menurut keterangan korban yang diunggah melalui akun Instagram @nellasmbrg, kejadian bermula saat rombongan sedang dalam perjalanan dari Belawan menuju Kuala. Mereka singgah di SPBU tersebut untuk mengisi bahan bakar. Korban meminta izin menggunakan toilet, namun saat keluar justru mendapat ejekan fisik (body shaming) dan ditertawakan oleh oknum petugas dan security di lokasi.
Korban mengaku menegur dengan sopan. Alih-alih meminta maaf, teguran itu dibalas dengan kata-kata kasar. Situasi memanas ketika keluarga korban ikut membela. Video yang beredar menunjukkan kakak korban diduga dicekik, sementara abang ipar korban mengalami pemukulan oleh petugas dan security. Selain itu, korban melaporkan perhiasan emas milik keluarganya sempat ditahan oleh oknum security, meski sebagian telah dikembalikan.
Pihak SPBU 14.207.182 Langkat telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden tersebut. Sementara itu, korban telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dan proses hukum sedang berjalan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Pertamina atau kepolisian setempat. Warganet ramai mengecam sikap oknum petugas yang dianggap tidak pantas bagi pelayanan publik.











