Scroll untuk baca artikel
BeritaInternasional

Washington – Pentagon Diperkirakan Kirim 3.000–4.000 Pasukan Elite AS ke Timur Tengah

253
×

Washington – Pentagon Diperkirakan Kirim 3.000–4.000 Pasukan Elite AS ke Timur Tengah

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Pentagon diperkirakan akan mengerahkan ribuan tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 (82nd Airborne Division) Angkatan Darat Amerika Serikat ke kawasan Timur Tengah. Jumlah pasukan yang disebutkan berkisar antara 3.000 hingga 4.000 personel, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut.5c847a

Pengerahan ini menambah kekuatan militer AS di wilayah tersebut, di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang kini memasuki minggu keempat. Pasukan elite tersebut berbasis di Fort Bragg, North Carolina, dan dikenal sebagai unit respons cepat yang siap diterjunkan dalam waktu singkat.

Baca juga :  Kabupaten Bandung Raih Zero Korupsi dan Peringkat Tertinggi di Provinsi Jawa Barat

Menurut laporan Reuters pada 24 Maret 2026, pengiriman ini menyusul pengerahan sebelumnya ribuan Marinir dan pelaut dengan kapal serbu amfibi USS Boxer beserta unit ekspedisi marinirnya, yang telah berlayar ke Timur Tengah. Sebelum tambahan ini, diperkirakan sudah ada sekitar 50.000 pasukan AS di kawasan.

Baca juga :  Kades Jatimekar Bagikan Makanan Bergizi Ke 28 KPM Atasi Stunting 

Langkah Pentagon ini terjadi meskipun Presiden Donald Trump menyatakan sedang membuka peluang kesepakatan dengan Tehran untuk mengakhiri konflik. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa pemerintahan Trump mempertimbangkan opsi pengerahan pasukan yang lebih luas, termasuk kemungkinan operasi di wilayah Iran.

Konflik yang sedang berlangsung telah memengaruhi pasar global, dengan fluktuasi harga minyak dan kekhawatiran atas stabilitas Selat Hormuz. Belum ada konfirmasi resmi dari Pentagon mengenai jadwal pasti kedatangan pasukan tersebut atau misi spesifik mereka.

Baca juga :  Pembukaan MPLS Panca Waluya Diikuti 420 Siswa SMAN 1 Leuwimunding

Sumber-sumber yang dikutip menekankan bahwa pengerahan ini bertujuan memperkuat postur militer AS di tengah ketegangan yang terus meningkat, sambil tetap mendukung upaya diplomatik yang sedang berjalan.

Artikel ini disusun berdasarkan laporan media internasional per 24–26 Maret 2026 dan dapat diperbarui sesuai perkembangan terkini.

Baca juga :  Nabung Bertahun, Buru Pengalaman, hingga Self-Reward: Kisah Penggemar YE di GBK
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!