Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Tradisi Perayaan Lebaran Ketupat 2026 atau Bakda Kupat 

200
×

Tradisi Perayaan Lebaran Ketupat 2026 atau Bakda Kupat 

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, bersiap merayakan Lebaran Ketupat 2026 atau yang dikenal sebagai “Bakda Kupat” pada Sabtu, 28 Maret 2026. Tradisi ini jatuh tepat pada 8 Syawal 1447 H, atau sekitar satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri yang ditetapkan pemerintah pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Lebaran Ketupat merupakan tradisi budaya yang telah mengakar di masyarakat Muslim Indonesia. Perayaan ini biasanya dilakukan setelah penyelesaian puasa sunah enam hari di bulan Syawal (2–7 Syawal). Hidangan utama adalah ketupat yang disajikan bersama opor ayam, sambal goreng, dan lauk pauk lainnya, sebagai simbol syukur dan kebersamaan.

Baca juga :  Dialog Publik: Keadilan Sosial sebagai Jembatan Profesi Hukum dan Ekonomi Syariah

Menurut catatan sejarah, tradisi ini dikaitkan dengan Sunan Kalijaga yang memperkenalkan “kupatan” sebagai bentuk pengakuan kesalahan dan saling memaafkan. Bentuk anyaman ketupat yang rapat melambangkan kekompakan, sementara isinya yang terbuat dari beras melambangkan rezeki dan kesucian hati setelah menjalani puasa Ramadan.

Baca juga :  Diduga Pelaku Begal Berhasil Diamankan Warga Dan Security Di Kawasan MM2100

Di beberapa daerah, perayaan Lebaran Ketupat juga diwarnai dengan silaturahmi keluarga, kenduri, dan ziarah kubur. Meski bukan bagian dari ibadah wajib, tradisi ini tetap lestari sebagai wujud kebersamaan dan pelestarian budaya lokal.

Perlu dicatat bahwa sebagian organisasi seperti Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal pada 20 Maret 2026, sehingga Lebaran Ketupat versi mereka jatuh pada 27 Maret 2026. Perbedaan ini merupakan hal biasa dalam penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia.

Baca juga :  Pesantren Menuju Kemandirian Ekonomi, RMI PCNU Cianjur Bekali Santri Keterampilan Pangkas Rambut

Saat ini, suasana Lebaran Ketupat 2026 tampak meriah di berbagai wilayah. Banyak keluarga mulai menyiapkan anyaman ketupat dan menu tradisional untuk menyambut tamu silaturahmi.

Tradisi ini diharapkan terus mempererat tali persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat modern. Selamat merayakan Lebaran Ketupat 2026 bagi yang menjalankannya.

Baca juga :  Tim Sepak Bola Kecamatan Mande Masuk Semi Final Porkab Cianjur Ke VII Setelah Menyingkirkan Tanggeng 3 : 0
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!