Scroll untuk baca artikel
BeritaPekerja Migran Indonesia

Zufa Indrawati, Perempuan Pelopor dari Cianjur yang Berjuang Wujudkan Zero Human Trafficking

662
×

Zufa Indrawati, Perempuan Pelopor dari Cianjur yang Berjuang Wujudkan Zero Human Trafficking

Sebarkan artikel ini

Pekerja Migran Indonesia

Dpnews Indonesia || Cianjur – Ketua Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forum PUSPA) Zufa Indrawati, S.H, M.S Kes. Menerima Penghargaan Suara dan Aksi Perempuan Pelopor (SIAP) Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Perempuan Internasional 2025, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kiprah Zufa Indrawati dalam memperjuangkan perlindungan, pemberdayaan, serta pemenuhan hak-hak perempuan dan anak di Kabupaten Cianjur.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menunjukkan komitmen kita semua terhadap pemberdayaan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak,” ucapnya.

Baca juga :  Mahasiswa KKN UIN Bandung Pasang Dua PJU Tenaga Surya, Terangi Jalur Penghubung Antar Kampung di Cianjur

Menurut Zufa di Cianjur, ancaman tindak pidana perdagangan orang (TPPO) nyata adanya. Banyak korban berasal dari keluarga yang ekonominya terpuruk, mudah tergoda janji pekerjaan di luar daerah atau luar negeri.

“Sebagai anggota Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO, saya memilih berada di bidang pencegahan mendidik masyarakat desa, mengawasi agensi pencari kerja, dan mengidentifikasi potensi ancaman sejak dini. Pencegahan perdagangan orang harus dimulai dari pengetahuan. Masyarakat harus paham modus pelaku, agar tidak terjebak,” ujarnya tegas.

Baca juga :  Pembagian Daging Hewan Qurban Kolaborasi Pemkab dan MUI Cianjur

Bersama Forum PUSPA, Zufa mengusung cita-cita besar Zero Human Trafficking Network (ZHTN). Sebuah visi Cianjur bebas dari jaringan perdagangan orang. Baginya, ini hanya bisa terwujud melalui kolaborasi lintas profesi, lintas organisasi, jurnalis, dan lembaga pemerintah.

“Tidak ada satu pihak pun yang bisa melawan perdagangan orang sendirian. Kita harus bergerak bersama, terutama Generasi muda harus berani bersuara, menjadi kader, dan siap memimpin. Perubahan hanya datang jika ada yang berani memulainya,” tegas Zufa.

Baca juga :  Hanipah Kerap Mendapat Kekerasan dan Intimidasi dari Agency Pekerja Migran di Oman

“Setiap perempuan punya kekuatan untuk menjadi pelopor. Dan setiap langkah kecil yang diambil untuk melindungi satu anak atau satu perempuan, adalah bagian dari perjuangan besar untuk melindungi kemanusiaan,” pungkasnya.

Baca juga :  Tim Kuasa Hukum Kasus Pelecehan Seksual Kecewa Kinerja Unit PPA Polres Metro Bekasi
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!