Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Kabupaten Agam Sumbar

245
×

Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Kabupaten Agam Sumbar

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Agam – Banjir bandang susulan kembali melanda wilayah Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis (25/12/2025) siang.

Kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan Sungai Batang Aia Pisang (atau disebut juga Sungai Muaro Pisang), membawa material lumpur, batu besar, dan potongan kayu ke permukiman warga.

Baca juga :  Kacamata Pintar Meta Disalahgunakan untuk Rekam Perempuan Tanpa Izin, Picu Kekhawatiran Pelecehan

Menurut Camat Tanjung Raya Al Hafid, banjir bandang menerjang Jorong Pasar, Nagari Maninjau, menggenangi puluhan rumah dengan air bercampur lumpur dan bebatuan.

Akses jalan penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi sempat terganggu dan ditutup sementara akibat material banjir yang menutupi badan jalan. Beberapa warga yang baru saja kembali ke rumah pasca-bencana sebelumnya terpaksa mengungsi lagi.

Baca juga :  Perumdam Tirta Mukti Cianjur Luncurkan Air Mineral Kemasan menghadirkan kehidupan mengalirkan harapan Inovatif Dongkrak Ekonomi Lokal

“Air disertai material lumpur berbatuan menerjang puluhan rumah di Jorong Pasar Maninjau termasuk jalan utama. Saat ini pemerintah kecamatan dan nagari masih melakukan pendataan tingkat kerusakan rumah,” ujar Al Hafid, seperti dikutip dari berbagai sumber.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam banjir susulan kali ini. Namun, warga diminta meningkatkan kewaspadaan karena hujan masih berpotensi turun dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut.

Baca juga :  Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis, TNI Siap Mendampingi dan Mengawasi Pelaksanaannya

Pemerintah setempat telah mengerahkan alat berat untuk normalisasi sungai pasca-longsor sebelumnya di Kelok 28 yang membuat aliran sungai semakin dangkal.

Kejadian ini menjadi yang ketiga kalinya dalam waktu singkat di kawasan Maninjau, menyusul banjir bandang pada akhir November dan 23 Desember 2025.

Baca juga :  Kriminolog Soroti Kasus Pembunuhan Siswi SD di Sragen Diduga Berbalut Perampokan

Kabupaten Agam sendiri masih dalam masa tanggap darurat pasca-bencana hidrometeorologi besar yang menewaskan ratusan jiwa sejak akhir November lalu.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat di bantaran sungai untuk segera mengungsi jika mendengar sirine atau peringatan dini, serta menjauhi lokasi rawan longsor dan banjir bandang.

Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

Baca juga :  Sidang Imam Sholeh, Sopir Truk Tangki Pertamina, Pembela Soroti Tekanan Mental dan Faktor Teknis
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!