Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Mengaku Terima Gaji 4 Juta, Pihak Perusahaan Ayam Petelur Bantah Pernyataan Kades Cikancana

209
×

Mengaku Terima Gaji 4 Juta, Pihak Perusahaan Ayam Petelur Bantah Pernyataan Kades Cikancana

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Pihak perusahaan peternakan ayam petelur, Firdaus membantah telah memberikan gaji bulanan kepada Kepala Desa Cikancana.

Hal itu diungkapkan, Firdaus, setelah muncul pemberitaan bahwa warga mempertanyakan kebenaran Kepala Desa Cikancana, Nanang, yang mengaku mendapatkan upah bulanan sebesar 4 juta rupiah dari salah satu proyek pembangunan perusahaan ayam petelur di wilayahnya.

Baca juga :  Kecamatan Cibuaya Sambut Dan Meriahkan Ulang Tahun Kota Karawang yang Ke 391

Pada kesempatan itu, Firdaus selaku Manager perusahaan mengungkapkan bahwa tidak ada upah atau gaji sepeserpun Kepada Kepala Desa tersebut.

“Tidak benar itu sepeserpun,” kata Firdaus, kepada Wartawan di depan Proyek pembangunan Peternakan Ayam Petelur, tepatnya di Kampung Barulimus, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (12/1/26).

Baca juga :  Banjir Rob Rendam Dan Robohkan Rumah Warga Di Pesisir Pantai Cemara Jaya Karawang

Firdaus menegaskan jika pengeluaran sekecil apapun tercatat oleh perusahaan. Maka, apa yang dikatakan Kepala Desa kepada awak media itu tidak benar.

“Karena dari perusahaan pengeluaran sekecil apapun dari kita tercatat dan kita tidak pernah merasa memberikan gaji bulanan ke Pak Kades Cikancana,” tegasnya.

Baca juga :  2 Orang Calon Pekerja Migran Indonesia Gagal Terbang ke Timur Tengah

Sementara Kepala Desa Cikancana, Nanang, pada saat akan dikonfirmasi, menolak kehadiran awak media.

Sebelumnya, muncul pemberitaan bahwa Kepala Desa Cikancana mengaku mendapatkan gaji bulanan sebesar 4 juta rupiah dari proyek pembangunan peternakan ayam petelur di Kampung Barulimus.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Mande Melaksanakan Kegiatan Police Goes to School

Dalam pemberitaan yang diterbitkan Infonews dikabarkan jika warga mempertanyakan kebenaran pengakuan kepala Desa Cikancana dan dikhawatirkan adanya konflik kepentingan dan mengganggu pelayanan masyarakat.

Hingga saat ini awak media belum mendapatkan keterangan resmi dari Kepala Desa Cikancana mengenai maksud dan tujuan dari pernyataannya tersebut.

Baca juga :  Kelompok Ternak Burung Puyuh dan Lele Desa Sukagalih Ikuti Bimtek
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!