Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Mengaku Terima Gaji 4 Juta, Pihak Perusahaan Ayam Petelur Bantah Pernyataan Kades Cikancana

224
×

Mengaku Terima Gaji 4 Juta, Pihak Perusahaan Ayam Petelur Bantah Pernyataan Kades Cikancana

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Pihak perusahaan peternakan ayam petelur, Firdaus membantah telah memberikan gaji bulanan kepada Kepala Desa Cikancana.

Hal itu diungkapkan, Firdaus, setelah muncul pemberitaan bahwa warga mempertanyakan kebenaran Kepala Desa Cikancana, Nanang, yang mengaku mendapatkan upah bulanan sebesar 4 juta rupiah dari salah satu proyek pembangunan perusahaan ayam petelur di wilayahnya.

Baca juga :  Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya Tangkap 16 Tersangka dalam Operasi Tiga Hari

Pada kesempatan itu, Firdaus selaku Manager perusahaan mengungkapkan bahwa tidak ada upah atau gaji sepeserpun Kepada Kepala Desa tersebut.

“Tidak benar itu sepeserpun,” kata Firdaus, kepada Wartawan di depan Proyek pembangunan Peternakan Ayam Petelur, tepatnya di Kampung Barulimus, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (12/1/26).

Baca juga :  Polsek Cikarang Utara Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak Bawah Umur

Firdaus menegaskan jika pengeluaran sekecil apapun tercatat oleh perusahaan. Maka, apa yang dikatakan Kepala Desa kepada awak media itu tidak benar.

“Karena dari perusahaan pengeluaran sekecil apapun dari kita tercatat dan kita tidak pernah merasa memberikan gaji bulanan ke Pak Kades Cikancana,” tegasnya.

Baca juga :  Tingkatkan Produktivitas Lahan Kosong, Satgas Yonif 323 TK Eromaga Berikan Bibit Sayuran

Sementara Kepala Desa Cikancana, Nanang, pada saat akan dikonfirmasi, menolak kehadiran awak media.

Sebelumnya, muncul pemberitaan bahwa Kepala Desa Cikancana mengaku mendapatkan gaji bulanan sebesar 4 juta rupiah dari proyek pembangunan peternakan ayam petelur di Kampung Barulimus.

Baca juga :  Pemerintahan Purwakarta Percepat Pembangunan Kawasan Pedesaan Dan Kembangkan Puluhan Desa Wisata

Dalam pemberitaan yang diterbitkan Infonews dikabarkan jika warga mempertanyakan kebenaran pengakuan kepala Desa Cikancana dan dikhawatirkan adanya konflik kepentingan dan mengganggu pelayanan masyarakat.

Hingga saat ini awak media belum mendapatkan keterangan resmi dari Kepala Desa Cikancana mengenai maksud dan tujuan dari pernyataannya tersebut.

Baca juga :  Ultimatum Keras Pangkogabwilhan III : Bebaskan Pilot Susi Air dan Hentikan Pembantaian!
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!